Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pilar Pengembangan Ekonomi Syariah

badge-check


					Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pilar Pengembangan Ekonomi Syariah Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan Koperasi Merah Putih sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas inklusi keuangan, memperkuat sektor riil berbasis umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional Ferry Juliantono mengungkapkan penguatan koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih menjadi kunci arah pengembangan ekonomi syariah.

“Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Ferry.

Menurutnya, integrasi Koperasi Merah Putih ke dalam ekosistem syariah akan membuka ruang kolaborasi bagi usaha pembiayaan mikro, ritel modern, hingga layanan kesehatan seperti klinik dan apotek.

Ia juga mendorong perbankan syariah di Jawa Barat untuk menciptakan model pembiayaan mikro yang dapat digunakan oleh koperasi desa guna mendukung keberlanjutan ekonomi riil.

“Sekarang yang diperlukan adalah ruang kolaborasi yang mempertemukan kekuatan dari badan usaha, pemerintah, masyarakat dan komunitas. Harapan kami, sektor riil menjadi catatan utama dan menjadi program MES Jawa Barat dan juga menjadi prioritas bagi MES Nasional,” ujar Ferry.

Koperasi Merah Putih dipandang sebagai instrumen strategis yang dapat dikolaborasikan dengan MES Nasional karena Koperasi Merah Putih memiliki berbagai gerai yang langsung menyentuh sektor riil.

Saat ini Koperasi Merah Putih yang telah memiliki bangunan fisik dan siap beroperasi sekitar 4.200 unit dan yang sedang dibangun sekitar 32.000 unit.

“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi bagian dari integrasi ekosistem ekonomi syariah sebab di dalamnya ada usaha pembiayaan mikro, gerai ritel modern, klinik, apotek dan lain sebagainya yang bisa disinergikan bersama,” ucap Ferry.

Sementara itu Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat Harry Maksum mengatakan, bahwa kolaborasi dan sinergi menjadi sangat penting untuk pengembangan ekonomi syariah di Jawa Barat.

Selain sektor riil yang perlu terus diperkuat, MES juga perlu menjadi ganda terdepan dalam isu-isu lingkungan.

“Jangan sampai kita tidak peduli dengan lingkungan karena ini juga menjadi salah satu bagian dari ekosistem ekonomi syariah,” katanya.

Dengan dukungan kebijakan yang berkelanjutan, sinergi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat, Koperasi Merah Putih diyakini mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun ekonomi syariah Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita