Menu

Dark Mode
PFII: Instrumen Kedaulatan Ekonomi Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia PFII Jadi Wajah Baru Pusat Keuangan Indonesia Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

Berita

Koperasi Desa Merah Putih Hadirkan Solusi Akses Listrik dan Internet di Desa

badge-check


					Koperasi Desa Merah Putih Hadirkan Solusi Akses Listrik dan Internet di Desa Perbesar

Jakarta — Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi salah satu terobosan penting dalam upaya mempercepat pemerataan akses listrik dan internet di wilayah perdesaan. Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap masih adanya kesenjangan infrastruktur dasar antara wilayah perkotaan dan pedesaan, khususnya dalam hal energi dan konektivitas digital. Dengan pendekatan berbasis komunitas, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa dalam persiapan KDMP, pihaknya menemukan ribuan desa yang masih belum memiliki akses listrik dan internet yang memadai. Kondisi tersebut memperkuat urgensi hadirnya solusi berbasis koperasi yang mampu menjangkau wilayah-wilayah terpencil dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan partisipatif.

“Kita tidak ingin anak muda desa terus lari ke kota (urbanisasi). Dengan adanya Koperasi Desa ini, kita ciptakan ekosistem usaha di desa agar ada pertumbuhan ekonomi lokal dan lapangan kerja baru,” tambahnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkoordinasi dengan PLN dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala kecil, serta bekerja sama dengan Kominfo dan Telkom guna mendukung digitalisasi koperasi di daerah terpencil. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan infrastruktur dasar sekaligus memastikan keberlanjutan layanan bagi masyarakat desa.

Melalui skema kolaboratif, KDMP mendorong pengelolaan energi mandiri di desa dengan memanfaatkan sumber daya lokal, seperti pembangkit listrik tenaga surya dan mikrohidro. Model ini memungkinkan desa yang sebelumnya belum terjangkau jaringan listrik nasional dapat memperoleh akses energi yang stabil dan terjangkau.

Di sisi lain, akses internet menjadi aspek penting dalam mendorong transformasi ekonomi desa. KDMP menghadirkan solusi penyediaan jaringan internet berbasis komunitas yang mampu menjangkau wilayah terpencil. Dengan dukungan teknologi yang semakin terjangkau, koperasi berperan sebagai penyedia layanan internet lokal yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa program pembelian token listrik ini dirancang untuk mengurangi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat desa dalam membeli listrik.

Melalui platform pembayaran ini, agen-agen KDMPdapat mendatangi rumah-rumah warga dan langsung melakukan pembayaran atau pembelian token listrik, ungkap Darmawan.

Dengan memanfaatkan teknologi WhatsApp, agen dari KDMPakan dapat menawarkan layanan pembayaran langsung di rumah-rumah warga.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita