Menu ✖

Dark Mode
Topeng Perjuangan dan Air Mata Perempuan Jila Presiden Prabowo Beri Subsidi Haji 2027 untuk Ringankan Beban Jemaah Pemerintah Ringankan Beban Pelunasan Jemaah lewat Subsidi Haji 2027 Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 7 GW Listrik Tenaga Nuklir Digarap Bertahap untuk Perkuat Bauran Energi Nasional Pemerintah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat El Nino Masih Mengintai

Berita

Ketahanan Pangan Dijaga lewat Penguatan Jaringan Irigasi di Berbagai Daerah

badge-check


					Ketahanan Pangan Dijaga lewat Penguatan Jaringan Irigasi di Berbagai Daerah Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian sepanjang tahun, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.

Penguatan infrastruktur irigasi mencakup perbaikan saluran primer, sekunder, dan tersier, normalisasi jaringan yang mengalami sedimentasi, serta pembangunan sarana pendukung pengelolaan sumber daya air. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi air sehingga petani dapat mengoptimalkan musim tanam dan mengurangi risiko gagal panen.

Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pembangunan infrastruktur sumber daya air guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebagai solusi penyediaan air bagi lahan pertanian tadah hujan.

“Melalui JIAT ini, kita ingin memastikan ketersediaan air sehingga produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan semakin kuat,” ujar Menteri PU, Dody Hanggodo.

Perbaikan jaringan irigasi di sejumlah sentra produksi pangan telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan luas tanam dan indeks pertanaman. Ketersediaan air yang lebih terjamin memungkinkan petani meningkatkan frekuensi tanam, sehingga berkontribusi pada peningkatan produksi komoditas strategis seperti padi, jagung, dan hortikultura.

Dukungan penguatan irigasi juga dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyiapkan anggaran lebih dari Rp3 triliun untuk memperkuat sistem irigasi nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga produksi pangan di tengah antisipasi musim kemarau 2026.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan alokasi tersebut difokuskan untuk memperbaiki dan memperluas infrastruktur irigasi di berbagai daerah sentra produksi.

“Kami dorong anggaran irigasi lebih dari Rp3 triliun, dari total Rp12 triliun yang kita distribusikan,” ujar Amran.

Selain meningkatkan produktivitas pertanian, penguatan jaringan irigasi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. Pemerintah terus mendorong sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, dan kelompok tani agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Presiden Prabowo Beri Subsidi Haji 2027 untuk Ringankan Beban Jemaah

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Ringankan Beban Pelunasan Jemaah lewat Subsidi Haji 2027

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 7 GW

12 October 2026 - 09:51

Listrik Tenaga Nuklir Digarap Bertahap untuk Perkuat Bauran Energi Nasional

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi saat El Nino Masih Mengintai

12 October 2026 - 09:51

Trending on Berita