Menu ✖

Dark Mode
Investasi 2027 Dipatok Rp2.322 Triliun, Pemerintah Dorong Hilirisasi hingga Industri Lokal Ekonom: Investasi Manufaktur hingga Pariwisata Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Investasi Produktif dan Hilirisasi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional Ekonom: Investasi Nasional Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Investasi Gerakkan Industri Lokal dan UMKM, Ekonomi Daerah Makin Produktif Investasi 2027 Didorong Perkuat Hilirisasi dan Industri Lokal

Berita

Ketahanan Ekonomi Indonesia Terjaga, Investasi dan Konsumsi Jadi Penopang

badge-check


					Ketahanan Ekonomi Indonesia Terjaga, Investasi dan Konsumsi Jadi Penopang Perbesar

Jakarta — Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (yoy) dan secara kumulatif semester I-2026 tumbuh 5,45 persen.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional tetap terjaga, dengan konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi bagian penting dalam menopang kesinambungan pertumbuhan ekonomi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai capaian pertumbuhan tersebut memperlihatkan daya tahan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi 5,29 persen menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia tetap resilien di tengah ketidakpastian global,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan pemerintah akan terus memperkuat sinergi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah akan terus memperkuat mesin-mesin pertumbuhan ekonomi melalui sinergi kebijakan dan reformasi struktural guna menjaga momentum pertumbuhan yang lebih tinggi”, ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi ekonomi Indonesia masih menunjukkan kinerja positif. Pada semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,5% dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali sebesar 2,88%.

“Pada semester pertama tahun ini, Indonesia tumbuh sebesar 5,5%, dan inflasi kita juga tetap rendah, yakni 2,88%. Dan menurut saya, ketahanan tersebut terus meningkat di tengah pergeseran ekonomi global,” ujar Airlangga.

Lanjut Airlangga, salah satu strategi utama pemerintah adalah hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Kebijakan ini juga diarahkan untuk mengembangkan industri turunan, termasuk baterai dan kendaraan listrik.

“Upaya industrialisasi kita juga tidak terpisah dari jutaan usaha kecil yang kita miliki. Kita memiliki sekitar 25 juta usaha mikro dan kecil yang terintegrasi dalam ekosistem digital,” kata Airlangga.

Dari sisi investasi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menyampaikan bahwa investasi memiliki peran strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan.

“Investasi bukan sekadar angka realisasi, tetapi kami terus memastikan investasi yang masuk ke Indonesia dapat menjadi bagian dari penguatan fondasi ekonomi nasional”, ujar Rosan.

Penguatan investasi tersebut semakin memperlihatkan bahwa mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai bergerak lebih seimbang.

Pemerintah terus mendorong hilirisasi, penguatan industri dalam negeri, peningkatan produktivitas, serta penciptaan lapangan kerja agar investasi memberikan dampak yang semakin luas terhadap masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Investasi 2027 Dipatok Rp2.322 Triliun, Pemerintah Dorong Hilirisasi hingga Industri Lokal

24 September 2026 - 05:36

Ekonom: Investasi Manufaktur hingga Pariwisata Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

24 September 2026 - 05:36

Investasi Produktif dan Hilirisasi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

24 September 2026 - 05:36

Ekonom: Investasi Nasional Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi

24 September 2026 - 05:36

Investasi Gerakkan Industri Lokal dan UMKM, Ekonomi Daerah Makin Produktif

24 September 2026 - 05:36

Trending on Berita