Menu

Dark Mode
Pemulihan Pasca Bencana Aceh Terus Optimal, Tokoh Publik Wajib Jaga Persatuan Nasional Tokoh Masyarakat Wajib Jaga Persatuan Wujudkan Percepatan Pemulihan Aceh Fokus ke Pemulihan Aceh Pascabencana, Narasi Provokatif Dinilai Kontraproduktif Provokasi Pisah dari NKRI Dinilai Tidak Relevan, Aceh Butuh Rehabilitasi Pascabencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris Tegaskan Arah Diplomasi Global Diplomasi Presiden Prabowo di Inggris Tegaskan Kepemimpinan Indonesia di Kancah Global

Berita

Kehadiran MBG di Papua Perbaiki Gizi Anak dan Tingkatkan Ekonomi Lokal

badge-check


					Kehadiran MBG di Papua Perbaiki Gizi Anak dan Tingkatkan Ekonomi Lokal Perbesar

Papua – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini mulai diimplementasikan secara bertahap di Papua. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria meninjau langsung pelaksanaan program ini di SD Negeri Kotaraja, Kota Jayapura.

Program MBG yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memberikan asupan gizi seimbang kepada anak-anak sekolah sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Dalam kunjungannya, Nezar mengapresiasi antusiasme tinggi para siswa dan kualitas menu makanan yang disajikan, terdiri dari nasi, ikan, sayur, susu, dan buah jeruk, sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

“Anak-anak tampak bersemangat dan menantikan waktu makan bersama. Menu yang disiapkan tidak hanya lezat, tetapi juga kaya gizi. Ini menunjukkan kesiapan kita untuk menciptakan generasi sehat dan cerdas,” ujar Nezar.

Di Kota Jayapura, program ini telah menjangkau 1.230 siswa dari dua sekolah percontohan, dan akan terus diperluas. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menyampaikan harapannya agar lebih banyak sekolah dapat menikmati manfaat program ini. “Ini adalah langkah nyata mencerdaskan anak-anak Papua dengan gizi cukup dan sehat,” katanya.

Sementara itu, di Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama siap meluncurkan MBG pada Juni 2025. Bupati Elysa Auri memastikan program ini akan menjangkau 4.962 siswa dari tiga distrik: Wasior, Rasiei, dan Wandiboi. Ia menekankan penggunaan bahan baku lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

“Belanja bahan makanan MBG akan dilakukan di Wondama saja. Ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga upaya membangkitkan ekonomi lokal,” tegas Elysa.

Kodim 1811/Teluk Wondama juga turut ambil bagian dengan menyiapkan dapur layanan gizi dan enam dapur satelit. Komandan Kodim Letkol Inf Budi Setiadi menyebutkan total 12.654 siswa dari 148 satuan pendidikan akan menerima manfaat program MBG.

Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya soal pangan, tetapi investasi masa depan. Dari ruang kelas hingga dapur masyarakat, MBG menghadirkan harapan baru untuk generasi Papua yang sehat dan kuat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fokus ke Pemulihan Aceh Pascabencana, Narasi Provokatif Dinilai Kontraproduktif

20 January 2026 - 09:30

Provokasi Pisah dari NKRI Dinilai Tidak Relevan, Aceh Butuh Rehabilitasi Pascabencana

20 January 2026 - 09:30

Presiden Prabowo Bawa Isu Konservasi dan Investasi dalam Rangkaian Kunjungan ke Inggris

20 January 2026 - 09:30

Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris Dorong Diplomasi Ekonomi dan Komitmen Pelestarian Lingkungan

20 January 2026 - 09:29

Pemerintah Siapkan Paket Ekonomi 2026 untuk Kesejahteraan dan Pertumbuhan Berkelanjutan

20 January 2026 - 09:29

Trending on Berita