Menu ✖

Dark Mode
RUU Ketenagakerjaan Disusun Sesuai Aspirasi, Buruh Tak Perlu Tempuh Aksi Massa RUU Ketenagakerjaan Dan BSU Perkuat Perlindungan Buruh, Waspada Provokasi Demo DPR Akomodasi Aspirasi Buruh, Dialog Jadi Jalan Mengawal RUU Ketenagakerjaan Hindari Provokasi Demo, RUU Ketenagakerjaan Akomodasi Aspirasi Buruh Hilirisasi Nikel Jadi Modal Besar Perdagangan Indonesia Hadapi Pasar Global Hilirisasi Nikel Perkuat Posisi Indonesia dalam Rantai Pasok Global

Berita

Kebijakan Rumah Sibsidi Diperkuat Demi Menjangkau Lebih Banyak MBR

badge-check


					Kebijakan Rumah Sibsidi Diperkuat Demi Menjangkau Lebih Banyak MBR Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat kebijakan sektor perumahan nasional guna memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap hunian yang layak, aman, dan terjangkau. Fokus kebijakan diarahkan pada penyederhanaan regulasi, peningkatan kuota rumah subsidi, serta penguatan dukungan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyediaan rumah layak bagi masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Menurutnya, negara harus hadir memastikan masyarakat kecil memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memiliki hunian dengan harga terjangkau dan proses yang lebih mudah.

“Pemerintah ingin memastikan masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah layak dengan akses pembiayaan yang ringan, terjangkau, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai terobosan agar program rumah subsidi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang menjadi kunci utama dalam memastikan ketersediaan hunian terjangkau bagi MBR di berbagai daerah.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat program rumah subsidi agar semakin tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak,” ujarnya.

Berbagai kalangan menilai penguatan kebijakan rumah subsidi menjadi momentum penting dalam mempercepat penyelesaian backlog perumahan di Indonesia. Selain memberikan manfaat sosial, sektor perumahan juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan aktivitas industri konstruksi, penyerapan tenaga kerja, hingga pertumbuhan sektor pendukung lainnya. Dengan meningkatnya akses hunian, kualitas hidup masyarakat juga diyakini akan semakin baik.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong percepatan digitalisasi layanan perumahan guna mempermudah proses pengajuan pembiayaan dan meningkatkan transparansi penyaluran subsidi. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, efisien, dan akuntabel. Pengawasan terhadap kualitas pembangunan rumah subsidi juga terus diperkuat untuk memastikan hunian yang dibangun memenuhi standar kenyamanan dan keamanan.

Penguatan kebijakan rumah subsidi diharapkan mampu memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program tersebut diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, dan memperkuat kualitas hidup masyarakat Indonesia di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

RUU Ketenagakerjaan Disusun Sesuai Aspirasi, Buruh Tak Perlu Tempuh Aksi Massa

6 October 2026 - 01:03

RUU Ketenagakerjaan Dan BSU Perkuat Perlindungan Buruh, Waspada Provokasi Demo

6 October 2026 - 01:03

Hilirisasi Nikel Jadi Modal Besar Perdagangan Indonesia Hadapi Pasar Global

6 October 2026 - 01:03

Hilirisasi Nikel Perkuat Posisi Indonesia dalam Rantai Pasok Global

6 October 2026 - 01:03

Reshuffle Kabinet Momentum Perkuat Kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo

6 October 2026 - 01:02

Trending on Berita