Menu

Dark Mode
Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran Pemerataan Listrik Desa, Meningkatkan Kualitas Hidup Rakyat Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

Berita

Jaga marwah Bendera Merah Putih, Provokasi Bendera One Piece Harus Ditolak

badge-check


					Jaga marwah Bendera Merah Putih, Provokasi Bendera One Piece Harus Ditolak Perbesar

JAKARTA – Fenomena pengibaran bendera bajak laut One Piece menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menuai perhatian serius dari berbagai kalangan. Meski dianggap sebagai ekspresi budaya populer, pengibaran bendera non-negara dalam momen kenegaraan dinilai dapat mengganggu makna dan kesakralan simbol nasional.

Ketua Badan Siber Ansor NU, Ahmad Luthfi, mengingatkan bahwa pengibaran bendera selain Merah Putih dalam perayaan kemerdekaan dapat mengaburkan semangat kebangsaan.

“Simbol negara seperti Merah Putih tidak boleh dikalahkan oleh budaya populer mana pun,” tegas Ahmad Luthfi.

Ia menambahkan bahwa peringatan kemerdekaan harus dimaknai dengan kebanggaan terhadap jati diri bangsa, bukan dengan meniru simbol asing, apalagi yang tidak mencerminkan nilai perjuangan.

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Anna Mu’awanah mengimbau semua pihak untuk mewaspadai fenomena maraknya pengibaran bendera One Peace di berbagai wilayah, terutama menjelang dan selama bulan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya khawatir jika kita abai, hal seperti ini bisa mengikis kepekaan generasi muda terhadap simbol-simbol perjuangan dan jati diri bangsa,” ucap Anna.

Menurut Anna, ekspresi budaya pop yang kebablasan bisa menjadi ancaman terselubung terhadap rasa cinta tanah air.

“Jangan sampai atas nama kebebasan berekspresi, kita kehilangan pijakan historis dan identitas nasional,” ujarnya.

Ia menilai bahwa bendera bajak laut, meski berasal dari budaya hiburan, memiliki citra negatif dan tidak semestinya digunakan dalam konteks nasional.

Lebih jauh, aktivis hukum Mohammad Trijanto, S.H., M.M., M.H., menilai pengibaran simbol fiktif menggantikan bendera negara adalah tindakan serius.

“Mengganti bendera Merah Putih dengan bendera bajak laut fiktif dari budaya luar adalah tindakan pelecehan konstitusional dan perendahan martabat nasional. Ini bukan soal kreativitas, ini pelanggaran hukum,” ujar Trijanto.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengajak publik untuk kembali ke nilai luhur persatuan.

“Bendera Merah Putih adalah lambang persatuan dan kedaulatan bangsa Indonesia,” ungkap Ibas.

Menurutnya, penghormatan terhadap simbol negara adalah bentuk penghargaan terhadap sejarah panjang perjuangan kemerdekaan dan fondasi persatuan bangsa.

Senada, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, juga menekankan pentingnya pemasangan atribut kenegaraan yang tepat.

“Harus kita fokuskan ke depan ini peringatan Indonesia merdeka, jadi harus bendera kita yang utama,” ujar Fadli Zon.

Ia berharap perayaan 17 Agustus diisi dengan semangat nasionalisme yang utuh dan penghormatan kepada simbol-simbol negara yang telah menyatukan bangsa selama delapan dekade.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program Listrik Desa Diperluas, Targetkan Jangkau Ratusan Ribu Pelanggan Baru

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Tekankan Validasi Data Agar Program Listrik Desa Tepat Sasaran

25 July 2026 - 23:24

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

25 July 2026 - 23:24

Pemerintah Kaji Ulang, Pastikan Penerima MBG Lebih Tepat Sasaran dan Transparan

25 July 2026 - 23:24

Ekonomi Biru Diperkuat Lewat Pembentukan Institut Kelautan Indonesia

25 July 2026 - 23:24

Trending on Berita