Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Opini

Indonesia Pererat Kerja Sama Strategis Multisektor Lewat Kunker Prabowo

badge-check


					Indonesia Pererat Kerja Sama Strategis Multisektor Lewat Kunker Prabowo Perbesar

Jakarta – Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis lintas sektor antara Indonesia dan mitra global.

Agenda utama lawatan tersebut mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna membahas penguatan hubungan kedua negara, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral serta pembahasan sejumlah perundingan dan perjanjian dagang.

“Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan rantai ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri,” ujar Teddy.

Penguatan kerja sama juga dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri.

Asisten Deputi Koordinasi Amerika dan Eropa, Pande K. Wuri Handayani, menegaskan pentingnya posisi Indonesia sebagai kekuatan middle power yang mampu memainkan peran strategis di tengah dinamika geopolitik global.

“Indonesia perlu memastikan implementasi prinsip politik luar negeri bebas aktif guna mempertahankan netralitas strategis di tengah persaingan kekuatan global.” tegasnya

Menurut Pande, kerja sama dengan negara-negara di kawasan Amerika dan Eropa harus tetap berlandaskan kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.

Rakor tersebut membahas berbagai isu strategis, termasuk penanganan kejahatan transnasional seperti peredaran narkotika, pencucian uang, perdagangan ilegal, hingga kejahatan siber lintas yurisdiksi. Isu keamanan siber dan perlindungan data strategis juga menjadi perhatian, seiring meningkatnya ancaman digital global.

Selain aspek politik dan keamanan, kunjungan Presiden turut mendapat sambutan positif dari mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat. Salah satunya Jessica, mahasiswi asal Surabaya yang menempuh pendidikan di Georgetown University.

Jessica menyampaikan jika kinerja Presiden selama ini sangat memuaskan

“Menurut saya, untuk saat ini sudah baik, dan kita juga lihat di media-media banyak sekali hal positif. Kinerja Pak Presiden selama ini memuaskan.” ucapnya.

Jessica juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Kami cukup puas dan bersyukur Pak Presiden bisa menjadi kepala negara kita. Sudah banyak usaha-usaha yang diarahkan agar Indonesia lebih baik,” ujarnya.

Rangkaian agenda tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mempererat kerja sama strategis multisektor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra yang kredibel dan berdaya saing di kancah global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional

8 October 2026 - 06:41

Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua

8 October 2026 - 06:41

Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik

8 October 2026 - 06:41

Penindakan Terorisme Cepat dan Terukur Menjadi Benteng Keamanan Nasional

8 October 2026 - 06:40

Trending on Opini