Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI Dijaga Aman, Masyarakat Diimbau Utamakan Informasi Terverifikasi HUT RI Dipastikan Aman, Publik Diminta Tak Terprovokasi Rayakan Dengan Gembira, Bersama Menjaga Kondusivitas Hari Kemerdekaan Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI Kinerja Danantara Dinilai Makin Positif, Berhasil Kelola Aset Negara secara Produktif Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

Berita

Indonesia dan India Sepakati Sejumlah Kerja Sama Strategis, Kemitraan Komprehensif Makin Kuat

badge-check


					Indonesia dan India Sepakati Sejumlah Kerja Sama Strategis, Kemitraan Komprehensif Makin Kuat Perbesar

Jakarta — Pemerintah Indonesia dan India memperkuat hubungan bilateral melalui kesepakatan 15 kerja sama strategis di berbagai bidang sebagai bagian dari penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral Presiden RI, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Republik India, Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta.

Kerja sama yang disepakati mencakup sektor pendidikan, kesehatan, energi, kebudayaan, ekonomi, keamanan, hingga politik. Pertemuan kedua pemimpin negara menjadi tonggak penting dalam mempertahankan hubungan yang telah terjalin erat dan penuh sejarah sekaligus mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memajukan kemitraan melalui kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo optimistis seluruh kesepakatan dapat segera diwujudkan.

“Kami yakin, kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” kata Presiden Prabowo.

Kesepakatan tersebut juga menjadi respons atas tantangan global, mulai dari dinamika geopolitik, ketahanan rantai pasok, transisi energi, hingga percepatan transformasi digital. Kedua negara sepakat memperkuat perdagangan dan investasi melalui perluasan akses pasar, peningkatan konektivitas bisnis, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.

Selain itu, Indonesia dan India memperluas kolaborasi di bidang ketahanan pangan, kesehatan, energi baru dan terbarukan, transformasi digital, pengembangan kecerdasan artifisial, keamanan siber, pendidikan, penelitian, kebudayaan, serta penguatan kerja sama maritim guna mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang damai, terbuka, dan inklusif.

Menanggapi hasil pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai penguatan hubungan Indonesia dan India memiliki nilai strategis bagi agenda pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, India merupakan salah satu mitra penting Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar serta pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat sehingga membuka peluang lebih luas bagi produk, investasi, dan talenta Indonesia untuk menembus pasar global.

“India merupakan pasar yang sangat strategis bagi Indonesia. Semakin kuat hubungan kedua negara, semakin besar peluang bagi produk-produk masyarakat kita untuk masuk ke pasar internasional. Ini bukan hanya tentang perdagangan antarnegara, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi ekonomi rakyat untuk berkembang,” ujar Muhaimin.

Ia berharap penguatan hubungan bilateral Indonesia dan India tidak hanya mempererat kerja sama antarnegara, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional serta memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat sehingga manfaat kemitraan dapat dirasakan secara lebih merata..

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HUT ke-81 RI Dijaga Aman, Masyarakat Diimbau Utamakan Informasi Terverifikasi

15 August 2026 - 22:37

HUT RI Dipastikan Aman, Publik Diminta Tak Terprovokasi

15 August 2026 - 22:37

Kinerja Danantara Dinilai Makin Positif, Berhasil Kelola Aset Negara secara Produktif

15 August 2026 - 22:36

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

15 August 2026 - 22:36

Presiden Prabowo Dorong Percepatan B50 dan Persiapan Mandatori Bioetanol

15 August 2026 - 22:36

Trending on Berita