Menu

Dark Mode
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Lebih Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Ekonomi Lokal Pemerintah Evaluasi MBG demi Tepat Sasaran dan Ekonomi Lokal Pemerintah Terus Benahi Tata Kelola MBG agar Tepat Sasaran dan Perkuat Ekonomi Lokal Penguatan Tata Kelola Jadi Kunci Pemerintah Pastikan MBG Tepat Sasaran Pemerintah Benahi Tata Kelola MBG Tepat Sasaran dan Dongkrak Ekonomi Lokal Tata Kelola Diperkuat, MBG Jadi Investasi Generasi dan Penggerak Ekonomi Lokal

Berita

IJTI Tekankan Literasi Digital sebagai Fondasi Resiliensi Media

badge-check


					IJTI Tekankan Literasi Digital sebagai Fondasi Resiliensi Media Perbesar

Jakarta – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menilai penguatan literasi digital masyarakat menjadi salah satu kunci dalam membangun resiliensi media di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Kemampuan masyarakat dalam memilah dan memverifikasi informasi dinilai semakin penting untuk mencegah penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi di ruang digital.

Wakil Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat, Wahyu Triyogo, mengatakan perkembangan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap ekosistem informasi. Saat ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat memproduksi dan menyebarluaskan informasi secara luas.

Hadirnya media sosial telah mengubah lanskap media di tanah air maupun di dunia. Individu tidak lagi sekadar menerima informasi, tetapi juga bisa memproduksi dan menyebarkan informasi. Akibatnya terjadi tsunami informasi yang sedemikian dahsyat, ujar Wahyu Triyogo.

Menurutnya, derasnya arus informasi membuat masyarakat harus memiliki kemampuan literasi media agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Sebab, hoaks yang terus disebarkan berulang kali berpotensi membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Kalau kita tidak punya kemampuan literasi media dan informasi, maka kita akan menjadi sasaran yang sangat gampang diserang dengan berbagai macam informasi hoaks dan informasi yang menyesatkan, katanya.

Ia menjelaskan, tantangan tersebut tidak dapat dihadapi hanya oleh individu, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, media massa, platform digital, hingga masyarakat.

Selain itu, IJTI juga mengapresiasi langkah pemerintah melalui penerapan PP TUNAS sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat di ruang digital, khususnya bagi anak-anak.

PP TUNAS ini harus diimplementasikan dengan sungguh-sungguh. Platform harus tunduk dan patuh terhadap aturan-aturan di Indonesia, tegasnya.

Melalui peningkatan literasi digital, penguatan profesionalisme media, serta dukungan regulasi yang efektif, IJTI berharap resiliensi media di Indonesia semakin kuat sehingga ruang digital dapat menjadi lingkungan yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh masyarakat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Lebih Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Ekonomi Lokal

19 July 2026 - 23:38

Pemerintah Evaluasi MBG demi Tepat Sasaran dan Ekonomi Lokal

19 July 2026 - 23:38

Pemerintah Terus Benahi Tata Kelola MBG agar Tepat Sasaran dan Perkuat Ekonomi Lokal

19 July 2026 - 23:38

Penguatan Tata Kelola Jadi Kunci Pemerintah Pastikan MBG Tepat Sasaran

19 July 2026 - 23:38

Pemerintah Benahi Tata Kelola MBG Tepat Sasaran dan Dongkrak Ekonomi Lokal

19 July 2026 - 23:38

Trending on Berita