Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Papua Ingatkan Masyarakat Waspadai Provokasi ULMWP Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik_x000D_ Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia_x000D__x000D_ Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional_x000D_ Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua_x000D__x000D_ Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua_x000D_

Berita

Global Bergejolak, Pupuk Subsidi Indonesia Tetap Terjaga

badge-check


					Global Bergejolak, Pupuk Subsidi Indonesia Tetap Terjaga Perbesar

Jakarta – Di tengah gejolak global yang sedang dipicu konflik, pemerintah memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi nasional tetap terjaga. Berbagai langkah strategis disiapkan guna melindungi sektor pertanian dari dampak kenaikan harga dan gangguan distribusi bahan baku pupuk di pasar internasional.

Ketua Tim Kerja Alokasi Pupuk Bersubsidi Direktorat Pupuk, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Yustina Retno Widiati, mengatakan bahwa dinamika global memang membawa tekanan terhadap industri pupuk, namun pemerintah telah mengantisipasinya dengan kebijakan yang terukur.

“Gejolak global ini kami respons dengan langkah cepat agar ketersediaan pupuk bersubsidi tetap aman dan tidak mengganggu produktivitas petani,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa hambatan logistik, termasuk terganggunya jalur distribusi internasional, berpotensi memicu kenaikan harga bahan baku seperti P (phosphor) dan K (Kalium) yang masih bergantung pada impor. Namun demikian, pemerintah melakukan percepatan pembayaran subsidi sebagai langkah taktis.

“Pembayaran lebih awal memungkinkan pengadaan bahan baku dilakukan sebelum harga melonjak, sehingga pasokan tetap terjaga,” jelasnya.

Selain menjaga pasokan, pemerintah juga memastikan stabilitas harga melalui kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi yang tidak mengalami perubahan.

“Kami berkomitmen menjaga daya beli petani dengan memastikan harga tetap stabil meskipun tekanan global meningkat,” tambah Yustina.

Dalam jangka menengah, pemerintah mendorong pemanfaatan pupuk organik berbasis bahan lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan sektor pertanian.

“Penggunaan pupuk organik menjadi solusi penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor,” katanya.

Perbaikan tata kelola distribusi juga terus dilakukan. Jutaan petani telah terdaftar dalam sistem e-RDKK dan dapat menebus pupuk bersubsidi secara mudah melalui kios resmi.

“Transparansi dan kemudahan akses menjadi prioritas agar pupuk tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, SVP Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero), Junianto Simare Mare, memastikan kapasitas produksi nasional berada dalam kondisi aman dan bahkan surplus.

“Produksi urea nasional tidak hanya mencukupi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga membuka peluang ekspor di tengah situasi global,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ketahanan produksi didukung oleh ketersediaan gas alam domestik sebagai bahan baku utama urea.

“Hal ini membuat Indonesia tidak bergantung pada impor untuk urea, sehingga relatif tahan terhadap gejolak global,” jelasnya.

Dengan kombinasi kebijakan pemerintah dan kekuatan industri nasional, Indonesia optimistis pupuk bersubsidi tetap terjaga, sehingga sektor pertanian dapat terus berjalan stabil meskipun kondisi global sedang bergejolak.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Papua Ingatkan Masyarakat Waspadai Provokasi ULMWP

8 October 2026 - 05:27

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua_x000D_

8 October 2026 - 05:27

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 05:27

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 05:27

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 05:27

Trending on Berita