Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

Gerai KDMP Buka Akses Pasar Produk Lokal Papua

badge-check


					Gerai KDMP Buka Akses Pasar Produk Lokal Papua Perbesar

NABIRE – Kehadiran Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) membuka peluang lebih luas bagi produk lokal Papua untuk masuk ke jalur pemasaran yang lebih terorganisasi. Selain menyediakan kebutuhan masyarakat, gerai koperasi diharapkan menjadi ruang bagi hasil usaha warga desa untuk dipasarkan sehingga aktivitas ekonomi dapat berkembang dari tingkat lokal.

Langkah tersebut mulai terlihat melalui pembangunan sejumlah gerai KDMP di Papua Tengah. Di Kabupaten Nabire dan Mimika, enam gerai telah rampung dibangun dan dipersiapkan untuk mendukung kegiatan koperasi setelah memasuki tahap operasional.
Kepala Seksi Teritorial Korem 173/PVB Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa mengatakan, enam gerai yang telah selesai terdiri atas empat titik di Kabupaten Nabire dan dua titik di Kabupaten Mimika.

“KDMP yang sudah selesai pembangunannya ada empat titik di Kabupaten Nabire dan dua titik di Kabupaten Mimika,” ujar Fajar Wibawa Angkasa.

Di Nabire, pembangunan dilakukan pada tujuh titik. Empat gerai telah selesai, sedangkan tiga lainnya telah mencapai progres lebih dari 95 persen. Sementara di Mimika, dua gerai yang menjadi target pembangunan telah rampung seluruhnya.

Pengembangan gerai juga berpotensi diperluas ke sejumlah lokasi lain. Empat calon titik baru telah didata di Nabire dan tiga titik di Mimika. Kesiapan lahan, listrik, serta jumlah penduduk menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi agar koperasi dapat menjalankan aktivitas secara berkelanjutan.

“Sebetulnya satu desa itu ada satu KDMP. Tapi kita lihat dulu situasi penduduknya, karena harus minimal 500 kepala keluarga. Kita utamakan mungkin di daerah-daerah yang padat penduduknya terlebih dahulu,” tegas Fajar Wibawa Angkasa.

Setelah bangunan selesai, kesiapan pengurus menjadi tahapan penting agar gerai mampu menjalankan fungsi ekonominya. Pengelolaan administrasi, rantai pasok, hingga penjualan perlu dipersiapkan agar koperasi dapat menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dan produk yang dihasilkan warga.

Komandan Kodim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto Tirta Mentari mengatakan pengurus akan memperoleh pendampingan sebelum koperasi menjalankan kegiatan secara penuh.

“Bukan bangunan selesai nanti langsung diserahkan ke pengurus koperasi daerah. Ada proses mentoring bagaimana administrasinya dan pengelolaannya,” tambah Dwi Palwanto Tirta Mentari.

Pendampingan tersebut mencakup administrasi, rantai pasok, penjualan, dan peningkatan kemampuan pengurus. Dengan kesiapan tersebut, Gerai KDMP diharapkan dapat memperluas akses pemasaran produk lokal, memperlancar distribusi kebutuhan masyarakat, serta mendorong perputaran ekonomi desa di berbagai wilayah Papua. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita