Menu

Dark Mode
Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi Masyarakat Dukung Kebijakan Pro-Buruh Prabowo, Tegaskan Sikap Tolak Provokasi Pemerintah Terus Benahi Berbagai Masalah, Penyampaian Aspirasi Jangan Dikotori Provokasi Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

Berita

Generasi Muda Papua Tolak Hoaks dan Provokasi KNPB

badge-check


					Generasi Muda Papua Tolak Hoaks dan Provokasi KNPB Perbesar

Jayapura – Generasi muda Papua diajak berperan aktif menjaga kedamaian dengan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun narasi provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi keamanan di Papua.

Koordinator Suara Anak Muda Peduli Papua, Isak Imbiri, mengatakan keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan setelah gangguan keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang mengakibatkan korban dari kalangan masyarakat sipil.

“Saya turut berduka cita atas insiden yang terjadi di Wamena. Saya mengutuk keras kelompok-kelompok yang mengganggu keamanan di Tanah Papua sehingga mengakibatkan korban dari warga sipil,” kata Isak.

Menurut dia, masyarakat perlu memberi ruang lebih besar bagi informasi yang terverifikasi serta tidak ikut menyebarluaskan isu yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Langkah itu penting karena informasi provokatif dapat memperbesar ketegangan dan menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama dengan pihak keamanan menjaga situasi kamtibmas tetap aman. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan karena dapat membuat situasi menjadi tidak kondusif,” katanya.

Seruan tersebut sejalan dengan imbauan sejumlah tokoh adat di Papua yang meminta masyarakat berhati-hati menghadapi ajakan maupun propaganda kelompok tertentu, termasuk terkait berbagai agenda KNPB.

Masyarakat dinilai memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi, tetapi penyampaiannya perlu mengedepankan cara damai, menghormati hukum, serta tidak mengganggu keselamatan masyarakat lainnya.

Isak juga menyatakan dukungan terhadap penegakan hukum yang dilakukan sesuai ketentuan terhadap kelompok bersenjata yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat.

“Kami selaku anak muda Papua selalu mendukung Satgas Damai Cartenz dalam upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda Papua memiliki peran strategis untuk mencegah ruang digital menjadi sarana penyebaran provokasi. Kebiasaan memeriksa sumber informasi, tidak tergesa-gesa membagikan konten, serta menjaga komunikasi antarmasyarakat dapat membantu mencegah konflik.

“Mari kita tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di Tanah Papua. Tuhan melindungi kita semua,” pungkas Isak.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah Percepat Pembangunan Papua, Masyarakat Harus Jaga Kondusivitas

23 September 2026 - 02:12

Mahasiswa Apresiasi Kebijakan Transformatif Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 September 2026 - 02:12

Komitmen Pemerintah Tangani Pelanggaran HAM Terus Berjalan, Masyarakat Diajak Jaga Kedamaian

23 September 2026 - 02:12

Trending on Berita