Menu ✖

Dark Mode
Kesetaraan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Negara Tak Membiarkan Anak Tertinggal Sekolah Rakyat Bawa Kesetaraan Pendidikan, dari Wacana Jadi Layanan Nyata Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar Kedaulatan Pangan Menjawab Tantangan dari Sawah sampai Dapur Rakyat Kedaulatan Pangan: Bangsa Mampu Berdiri di Atas Produksi Sendiri

Berita

Fokus ke Pemulihan Aceh Pascabencana, Narasi Provokatif Dinilai Kontraproduktif

badge-check


					Fokus ke Pemulihan Aceh Pascabencana, Narasi Provokatif Dinilai Kontraproduktif Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa agenda pemulihan Aceh pascabencana harus menjadi perhatian utama seluruh pihak. Di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang masih berjalan, munculnya narasi provokatif dinilai kontraproduktif karena berpotensi mengalihkan fokus publik dari upaya nyata pemulihan yang sedang dilakukan pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menekankan pentingnya pengelolaan komunikasi publik yang terarah, faktual, dan bertanggung jawab agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai progres pemulihan Aceh. Untuk itu, ia menugaskan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) untuk secara rutin melaporkan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi melalui posko terintegrasi dengan Media Center Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Untuk komunikasi publik di Aceh, posko harus menampilkan kegiatan yang benar-benar terjadi di lapangan, dengan progres harian yang jelas dan dapat dipantau masyarakat,” ujar Tito Karnavian.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan langkah strategis untuk mencegah munculnya opini yang tidak berdasar serta menjaga suasana tetap kondusif.

Mendagri Tito Karnavian juga menekankan perlunya figur yang memahami kondisi Aceh secara komprehensif dalam mendukung komunikasi publik. Ia menunjuk Safrizal Zakaria Ali, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri sekaligus mantan Penjabat Gubernur Aceh periode 2024–2025, sebagai kontak person utama.

“Pak Safrizal memiliki pemahaman lapangan dan kedekatan dengan Aceh, sehingga komunikasi dapat berjalan lebih efektif dan akurat,” katanya.

Keberadaan posko rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga instrumen penting dalam memantau pelaksanaan program pemulihan. Posko tersebut dirancang untuk menyajikan data yang rinci, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat terdampak.

“Jika masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan berkesinambungan, maka isu-isu yang tidak produktif tidak akan berkembang dan justru dapat mengganggu proses pemulihan,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal Zakaria Ali menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengoptimalkan peran posko sebagai pusat data, koordinasi, dan komunikasi publik.

“Kami siap memperkuat fungsi posko agar menjadi rujukan informasi resmi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Safrizal.

Ia menegaskan komitmen Ditjen Bina Adwil untuk terus mengawal Satuan Tugas rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Aceh. Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait, percepatan pemulihan diharapkan dapat berjalan optimal sehingga aktivitas sosial, ekonomi, dan pemerintahan masyarakat Aceh dapat segera pulih secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif

10 October 2026 - 15:46

Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Diperkuat lewat Percepatan Program Pertanian Nasional

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Didorong melalui Produksi, Teknologi, dan Kesejahteraan Petani

10 October 2026 - 15:46

Koperasi Merah Putih Catat Transaksi Besar, Perputaran Usaha Desa Menguat

10 October 2026 - 15:46

Trending on Berita