Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Siapkan BSU Buruh sebagai Bantalan Kesejahteraan Pekerja Dua Tahun Prabowo-Gibran, Aspirasi Buruh Didengar, Dialog Dibuka untuk Cari Solusi Bersama Dua Tahun Prabowo-Gibran Aspirasi Buruh: Berdampak saat Dijaga Tetap Damai BSU Buruh Menjadi Bukti Aspirasi Pekerja Didengar dengan Solusi Nyata Selama Dua Tahun Prabowo-Gibran Pemerintah Perkuat Keamanan Papua, Lindungi Warga dan Dukung Pembangunan Aparat Tegas dan Profesional, Pemerintah Perkuat Keamanan Masyarakat Papua

Berita

Distribusi Paket Stimulus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Sambut Setahun Prabowo – Gibran

badge-check


					Distribusi Paket Stimulus Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Sambut Setahun Prabowo – Gibran Perbesar

Jakarta – Memasuki tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pemerintah semakin gencar menyalurkan paket stimulus ekonomi sebagai instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya ini ditempuh di tengah tekanan global serta tantangan domestik agar target pertumbuhan dapat terjaga.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa stimulus ini dapat mempercepat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Dari sisi fiskal, upaya tersebut diharapkan dapat menjaga defisit anggaran dalam batas wajar dan memperkuat ruang fiskal di masa mendatang.

“PDB tumbuh lebih cepat, tax-nya lebih cepat juga, jadi dampaknya ke defisit cenderung netral to positif,” ujar Purbaya.

Respons positif juga datang dari kalangan pasar. Analis Panin Sekuritas, Felix Darmawan menyebutkan, stimulus ekonomi dari pemerintah menjadi katalis positif di pasar modal.

“Paket stimulus ini memberi angin segar bagi pasar saham karena membuat ekspektasi pertumbuhan domestik lebih kuat.” ungkap Felix.

Dampak positif itu tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencatat penguatan 1,06 persen ke level 7.937,12 pada perdagangan 15 September 2025. Sejak awal tahun, IHSG sudah menguat sekitar 12,11 persen secara year to date.

Analis Infovesta Utama, Ekky Topan, mengatakan bahwa stimulus tersebut memberi sinyal kuat bahwa pemerintah serius menjaga daya beli masyarakat, memperluas lapangan kerja, dan mendorong produktivitas lintas sektor.

“Di tengah tekanan makro dan meningkatnya persepsi risiko pasca-reshuffle, kehadiran stimulus ini bisa menjadi katalis pemulihan sentiment investor, terutama jika implementasinya dilakukan secara konkret dan terarah,” jelas Ekky.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan paket stimulus yang dikenal sebagai “8+4+5”, yaitu delapan program akselerasi untuk 2025, empat program yang dilanjutkan ke 2026, dan lima program prioritas untuk penyerapan tenaga kerja.

Dalam kerangka target pertumbuhan 5,2 persen di tahun 2025, stimulus ekonomi diharapkan menjadi salah satu pendorong utama. Jika implementasi berjalan mulus dengan pemantauan yang ketat, tekanan eksternal dan ketidakpastian dapat diredam, maka pertumbuhan ekonomi berpotensi melampaui ekspektasi menjelang satu tahun kepemimpinan Prabowo – Gibran.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Siapkan BSU Buruh sebagai Bantalan Kesejahteraan Pekerja

16 October 2026 - 23:48

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Aspirasi Buruh Didengar, Dialog Dibuka untuk Cari Solusi Bersama

16 October 2026 - 23:48

Pemerintah Perkuat Keamanan Papua, Lindungi Warga dan Dukung Pembangunan

16 October 2026 - 23:48

Aparat Tegas dan Profesional, Pemerintah Perkuat Keamanan Masyarakat Papua

16 October 2026 - 23:48

Pemerintah Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana dari Pusat hingga Daerah

16 October 2026 - 23:48

Trending on Berita