Menu

Dark Mode
Perpres Ojol Segera Terbit, Pemerintah Perkuat Perlindungan Pengemudi Perpres Ojol Jadi Payung Baru Kesejahteraan Pengemudi Transportasi Online Perpres Ojol, Harapan Baru Bagi Pengemudi Makin Sejahtera Perpres Ojol Bukti Negara Serius Melindungi Pengemudi Ekonomi Digital Tidak Ada Ampun, Dapur MBG Tak Penuhi Standar Ditutup Permanen Tegas, Pemerintah Tutup Dapur MBG Bermasalah demi Keamanan Pangan Anak

Berita

Diplomasi Presiden Prabowo, Langkah Stategis Cegah Pelemahan Ekonomi

badge-check


					Diplomasi Presiden Prabowo, Langkah Stategis Cegah Pelemahan Ekonomi Perbesar

Jakarta – Di tengah dinamika global yang tak menentu, langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan diplomasi ekonomi aktif melalui lawatan kenegaraan ke berbagai negara menunjukkan hasil nyata. Berbagai pertemuan tingkat tinggi yang diikuti Presiden Prabowo terbukti meningkatkan kepercayaan global terhadap Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama strategis yang berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi nasional.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Transformasi Teknologi dan Digital, Teguh Anantawikrama, menegaskan kehadiran Presiden Prabowo dalam berbagai forum internasional memberi pengaruh signifikan terhadap peningkatan citra Indonesia di mata dunia.

“Citra positif yang dibangun Presiden Prabowo bersama delegasi Kadin berhasil menarik perhatian investor global. Dalam empat bulan pertama tahun 2025, Indonesia mencatatkan komitmen investasi asing tertinggi sepanjang sejarah,” kata Teguh.

Teguh menyebut jika komitmen investasi itu terealisasi pada pertengahan 2025, maka Indonesia berpeluang mengalami akselerasi pertumbuhan ekonomi yang signifikan, termasuk penciptaan lapangan kerja dalam skala besar dan penguatan nilai tukar rupiah.

“Meningkatnya komitmen investasi tersebut tidak hanya dipicu oleh potensi besar yang dimiliki Indonesia, tetapi juga karena keseriusan pemerintah dalam membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan mitra internasional,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menyampaikan bahwa diplomasi luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo juga mencerminkan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang aktif dan solutif.

“Pemerintahan Presiden Prabowo sangat jelas dalam komitmennya untuk memperluas kemitraan strategis dengan berbagai negara. Hingga saat ini, telah tercapai 24 kesepakatan antar negara (government-to-government) dan 20 kesepakatan bisnis dengan total nilai US$ 21,3 miliar,” ungkap Havas.

Menurutnya, kesepakatan-kesepakatan tersebut meliputi sektor energi, teknologi, perdagangan, ketahanan pangan, dan pendidikan. Langkah ini dinilai sangat penting dalam memperluas akses pasar Indonesia serta memperkuat daya saing nasional di tengah tekanan ekonomi global.

Lebih lanjut, Menko Politik, Hukum, dan Keamanan, Budi Gunawan, juga menyampaikan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Prabowo merupakan bagian dari strategi besar dalam menjaga ketahanan nasional melalui jalur diplomasi ekonomi.

“Kunjungan Presiden kali ini bukan sekadar seremoni diplomatik, tetapi merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam kemitraan strategis lintas kawasan. Hal ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas, berkelanjutan, dan pada akhirnya mendukung penguatan perekonomian nasional,” ujar Budi.

Dalam kondisi ekonomi dunia yang masih dibayangi oleh ketidakpastian geopolitik dan perlambatan pertumbuhan global, diplomasi ekonomi menjadi salah satu instrumen penting untuk menghindari pelemahan ekonomi domestik. Pendekatan yang dijalankan Presiden Prabowo sejauh ini menunjukkan keberhasilan awal dalam membangun jejaring ekonomi global yang kokoh dan saling menguntungkan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita