Menu

Dark Mode
Relokasi Permanen dan Layanan Dasar Dipercepat, Penanganan Pascabanjir di Sumatra Tunjukkan Progres Pemerintah Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur dan Muara Pisang, Kunci Reduksi Risiko Banjir Susulan di Sumatera Transisi dari Darurat ke Pemulihan di Sumatra Jadi Momentum Perbaikan Jalan, Jembatan dan Hunian Jumlah Titik Jalan Fungsional Naik Signifikan, Infrastruktur Sumatra Pascabanjir Kian Pulih Pemerintah Tanggung PPh 21 Sepanjang 2026, Daya Beli Masyarakat Dijaga Pemerintah Bebaskan PPh 21, Stimulus Fiskal Untuk Dongkrak Daya Beli Kelas Menengah

Berita

Danantara Pacu Aset BUMN Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional

badge-check


					Danantara Pacu Aset BUMN Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional Perbesar

Jakarta – Managing Director Finance Danantara, Arief Budiman mengatakan bahwa kehadiran Danantara Indonesia sebagai holding operasional dan mesin investasi strategis negara akan meningkatkan produktivitas aset-aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara signifikan.

“Investasi harus diarahkan pada sektor-sektor yang meningkatkan produktivitas, dan di situlah letak pentingnya investasi-investasi ini,” ujar Arief.

Ia menambahkan, mandat Danantara sangat jelas yakni menjadi pengelola aktif atas 52 BUMN sekaligus mengarahkan dividen perusahaan-perusahaan pelat merah ke sektor-sektor produktif seperti energi, pangan, manufaktur, kesehatan, dan pendidikan.

Dengan dibentuknya Danantara, pendekatan tersebut berubah secara fundamental. Holding ini bertindak sebagai investor aktif sekaligus pengawas tata kelola perusahaan, bukan hanya sebagai pemilik pasif.

“Danantara tidak hanya bicara soal finansial, tetapi juga membawa semangat efisiensi, akuntabilitas, dan penciptaan nilai. Kami bertanggung jawab untuk memastikan setiap aset yang dikelola benar-benar berfungsi secara optimal, memberikan manfaat ekonomi, dan mendukung pembangunan nasional,” lanjut Arief.

Langkah konkret Danantara dalam mengatur ulang manajemen aset BUMN pun mulai terlihat. Salah satunya melalui penerbitan instruksi penundaan sementara seluruh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan aksi korporasi di BUMN nonpublik serta anak perusahaannya. Penundaan ini, yang tertuang dalam surat S-027/DI-BP/V/2025, dilakukan sebagai bagian dari proses konsolidasi dan evaluasi menyeluruh atas aset serta rencana bisnis setiap entitas BUMN.

Kepala Badan Pelaksana Danantara, Rosan P. Roeslani menegaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan proses seleksi pimpinan perusahaan lebih ketat dan berbasis meritokrasi, sekaligus menata kembali arah strategis BUMN agar lebih sinkron dengan visi besar transformasi ekonomi nasional.

Perubahan paradigma ini turut diapresiasi kalangan pelaku usaha. Ketua Bidang Sinergitas BUMN, Danantara, dan BUMD BPP HIPMI, Anthony Leong, menyatakan bahwa keberadaan Danantara menjadi angin segar bagi pengusaha muda dan UMKM yang selama ini terlibat dalam proyek-proyek BUMN namun kerap terhambat oleh lemahnya manajemen keuangan dan keterlambatan pembayaran.

“Langkah Danantara ini memberi harapan baru. Aset BUMN harus diproduktifkan, bukan hanya untuk membesarkan institusi, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkeadilan,” ungkap Anthony.

Sementara itu, Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria menegaskan bahwa pihaknya sedang membangun sistem keuangan terintegrasi yang akan menyederhanakan pencatatan dan pembayaran utang antar BUMN serta kepada mitra eksternal sehingga menjadi pondasi penting untuk meningkatkan kepercayaan investor dan menciptakan efisiensi aset.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi aset yang idle atau tidak menghasilkan. Semua harus produktif dan memberikan kontribusi nyata,” tegasnya.

Seiring proses konsolidasi yang tengah berjalan, beberapa BUMN besar seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan Bio Farma Group telah menyatakan kesiapan mereka untuk menyesuaikan rencana bisnis dan investasi dengan arahan Danantara. ****

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Relokasi Permanen dan Layanan Dasar Dipercepat, Penanganan Pascabanjir di Sumatra Tunjukkan Progres

13 January 2026 - 09:46

Pemerintah Percepat Normalisasi Sungai Batang Sumpur dan Muara Pisang, Kunci Reduksi Risiko Banjir Susulan di Sumatera

13 January 2026 - 09:46

Pemerintah Tanggung PPh 21 Sepanjang 2026, Daya Beli Masyarakat Dijaga

13 January 2026 - 09:46

Pemerintah Bebaskan PPh 21, Stimulus Fiskal Untuk Dongkrak Daya Beli Kelas Menengah

13 January 2026 - 09:46

Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Tonggak Baru Ketahanan Energi Nasional

13 January 2026 - 09:46

Trending on Berita