Menu ✖

Dark Mode
Pertumbuhan dan Pemerataan Menjadi Arah Ekonomi Prabowo Gibran Selama Dua Tahun Dua Tahun Prabowo-Gibran: Memperkokoh Fondasi Ekonomi di Tengah Dinamika Global Pakar Ekonomi UI: Apresiasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Perlu Penguatan Pengawasan Program di Lapangan Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bakom RI Soroti Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Merata Dua Tahun Prabowo-Gibran, Guru Besar UI Soroti Penguatan Ekonomi Inklusif Jelang Dua Tahun Pemerintahan Pragib, Capaian Ekonomi Indonesia Dinilai Sudah Tepat

Berita

BAKOM RI: Capaian Pemerintah Prabowo-Gibran Perkuat Kepercayaan Investasi Global

badge-check


					BAKOM RI: Capaian Pemerintah Prabowo-Gibran Perkuat Kepercayaan Investasi Global Perbesar

JAKARTA – Capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan arah transformasi ekonomi yang semakin bertumpu pada investasi produktif. Stabilitas ekonomi yang tetap terjaga di tengah tekanan global dinilai menjadi modal untuk menarik investasi sekaligus memperluas kapasitas produksi nasional.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM) RI Fithra Faisal Hastiadi mengatakan komponen pertumbuhan ekonomi mulai memperlihatkan perubahan. Konsumsi tetap berperan penting, namun investasi semakin menguat sebagai sumber pertumbuhan.

“Kita sudah ada perubahan struktur yang tadinya fokus ke konsumsi, sekarang bergerak ke investasi. Dari kuartal IV tahun 2025 hingga kuartal I dan II 2026 tumbuh positif,” kata Fithra dalam sebuah dialog di stasiun televisi swasta.

Menurutnya, peluang investasi juga terbuka dari hubungan ekonomi Indonesia dengan Jepang, Jerman, Prancis, Rusia dan China.

“Melihat potensi investasi yang besar menunjukkan bahwa _roadmap_ pembangunan bangsa ke depan berbasis nilai tambah,” ujarnya.

Fithra menekankan investasi bukan tujuan akhir. Modal yang masuk menghasilkan industrialisasi, pekerjaan formal dan pertumbuhan yang menjangkau masyarakat lebih luas. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan transisi menuju perekonomian yang ditopang investasi produktif dan peningkatan kualitas SDM.

Sementara itu, Guru Besar FEB Universitas Indonesia Prof. Telisa Aulia Falianty menilai pemerintah mampu mempertahankan sejumlah indikator makro di tengah gejolak eksternal.

“Secara makro kita bisa menjaga stabilitas ekonomi minimal di 5 persen. Kita cukup apresiasi pemerintah bisa menjaga itu bahkan lebih dari 5 persen,” kata Telisa.

Ia juga menyoroti inflasi yang relatif terkendali dan tren pengangguran yang menurun. Menurutnya, capaian makro harus semakin diterjemahkan menjadi manfaat di tingkat rumah tangga.

“Saya melihat kebijakan pemerintah sudah mengarah ke penciptaan lapangan kerja dan investasi,” ujarnya.

Telisa mendukung pemerintah memperkuat implementasi di lapangan, khususnya akses pekerjaan bagi generasi muda dan kelas menengah, pengawasan perizinan, pemberantasan pungutan liar, serta perlindungan UMKM.

Dengan demikian, dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran memperlihatkan upaya menjaga stabilitas sekaligus menggeser mesin pertumbuhan menuju investasi yang makin dipercaya dunia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pakar Ekonomi UI: Apresiasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Perlu Penguatan Pengawasan Program di Lapangan

25 September 2026 - 03:54

Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bakom RI Soroti Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Merata

25 September 2026 - 03:54

Jelang Dua Tahun Pemerintahan Pragib, Capaian Ekonomi Indonesia Dinilai Sudah Tepat

25 September 2026 - 03:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Guru Besar UI Soroti Penguatan Ekonomi Inklusif

25 September 2026 - 03:54

Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Pakar Ekonomi UI: Arah Kebijakan Pemerintah Sudah Dirasakan Masyarakat

25 September 2026 - 03:54

Trending on Berita