Menu

Dark Mode
Menjaga Papua Tetap Kondusif Saat Nataru, Tanggung Jawab Bersama Semua Elemen Gotong Royong Elemen Bangsa Memastikan Stabilitas Keamanan Papua Jelang Nataru Tokoh Agama dan FKDM Ajak Masyarakat Papua Jaga Kondusivitas Papua Jelang Perayaan Nataru  Tokoh Agama dan Masyarakat Ajak Jaga Kondusivitas Papua Jelang Nataru 2025 Penanganan Terpadu Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Mengawal Ketegasan Presiden, Rantai Solidaritas Menjaga Sumatera

Berita

Apresiasi Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan PSU di Berbagai Wilayah

badge-check


					Apresiasi Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan PSU di Berbagai Wilayah Perbesar

Jakarta – Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di sejumlah wilayah Indonesia pada 2025 menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan transparan dan berkualitas. Keterlibatan warga dalam PSU ini dipandang sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menjaga integritas pemilu dan memperkuat legitimasi hasil yang sah.

Ketua KPU Pasaman Sumatera Barat, Taufiq di Lubuk Sikaping, menyatakan bahwa pelaksanaan PSU merupakan bagian dari mekanisme korektif dalam sistem demokrasi yang harus dijalankan secara profesional. KPU Kabupaten Pasaman mencatat sebanyak 143.049 pemilih datang ke TPS menggunakan hak pilihnya pada PSU tanggal 19 April 2025 lalu. Angka tersebut menunjukan tingkat partisipasi masyarakat pada PSU Pilkada Pasaman sangat tinggi melawati target 60 persen.

“Dari data yang kami himpun yang sudah final ada 143.049 pemilih menggunakan hak suaranya dengan persentase 65,19 persen partisipasi pemilih dari 218.980 DPT dalam PSU Pilkada Pasaman 2024,” terang Taufiq.

Di tempat lain, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Salehuddin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PSU di Kutai Kartanegara (Kukar) yang berjalan baik, damai, dan demokratis. Ia menilai bahwa pelaksanaan tersebut patut menjadi contoh, mengingat tantangan yang ada seperti kondisi banjir yang sempat menyebabkan relokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan PSU di Kukar yang berlangsung aman dan damai. Ini patut contoh, terlebih di tengah kondisi kondisi banjir yang sempat memaksa relokasi beberapa TPS, namun tetap dapat dijalankan secara tertib dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan pihaknya berkomitmen penuh mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan PSU Pilkada. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa setiap tahapan demokrasi berjalan dengan baik, transparan, dan memenuhi asas keadilan bagi seluruh masyarakat di daerah yang bersangkutan.

“PSU merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan secara baik, transparan, dan adil bagi seluruh masyarakat. Karena itu, seluruh pihak terkait diminta agar memastikan tidak ada kendala yang menghambat jalannya proses tersebut,” tuturnya.

Partisipasi masyarakat dalam PSU menjadi cerminan kedewasaan politik warga negara. Dengan dukungan aktif dari masyarakat, pemerintah daerah, dan penyelenggara, PSU dapat berjalan dengan aman, tertib, dan menghasilkan kepemimpinan yang sah dan berkualitas. Ini adalah contoh nyata bahwa pelaksanaan demokrasi Indonesia semakin matang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

 Tokoh Agama dan Masyarakat Ajak Jaga Kondusivitas Papua Jelang Nataru 2025

16 December 2025 - 09:44

Tokoh Agama dan FKDM Ajak Masyarakat Papua Jaga Kondusivitas Papua Jelang Perayaan Nataru

16 December 2025 - 09:44

Pemulihan Bencana Sumatera Dipercepat, Presiden Prabowo Kerahkan Semua Kekuatan

16 December 2025 - 09:44

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Mampu Tangani Bencana Sumatra, Tolak Bantuan Asing

16 December 2025 - 09:44

Presiden Prabowo Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Bencana Sumatera Terpenuhi

16 December 2025 - 09:44

Trending on Berita