Menu

Dark Mode
Scaling Up Koperasi Merah Putih, Target 80 Ribu Unit Perkuat Ekonomi Nasional Pemerintah Targetkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Fondasi Ekonomi Desa Diperkuat Koperasi Merah Putih sebagai Instrumen Penciptaan Kerja Berbasis Desa Koperasi Merah Putih dan Integrasi Ekonomi Desa Berkelanjutan Tekanan Energi Dunia Naik, Pemerintah Pastikan BBM Tetap Terkendali Gejolak Global Menguat, Pemerintah Kunci Stabilitas BBM Nasional

Berita

Pemerintah Tingkatkan Pengawasan demi Akuntabilitas Program MBG

badge-check


					Pemerintah Tingkatkan Pengawasan demi Akuntabilitas Program MBG Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan transparansi dan akuntabilitas di seluruh lini pelaksanaannya. Langkah ini diambil untuk memastikan keberhasilan program yang menyasar pemenuhan gizi anak-anak di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengawasan ketat agar Program MBG dapat berjalan tanpa hambatan. “Pengawasan sangat penting. Karena itu, kita didik manajer. Dan karena itu, saya minta semua lembaga yang ada di sekitar itu mengawasi. Satu, saya minta Komandan Kodim mengawasi. Kepala polisi mengawasi, camat mengawasi, kabupaten mengawasi, kepala-kepala sekolah mengawasi,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo Subianto, keterlibatan berbagai elemen seperti Komando Distrik Militer (Kodim) dan kepolisian diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan program yang menyasar pemenuhan gizi anak-anak di seluruh Indonesia. Hal ini juga menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap pelaksanaan awal MBG yang telah dilakukan di beberapa daerah.

Presiden Prabowo Subianto semakin optimistis bahwa program MBG akan berhasil. Kepercayaannya semakin kuat setelah bertemu dengan mantan Presiden Brasil, Dilma Rousseff, yang berbagi pengalaman dalam menjalankan program serupa di negaranya.

“Saya ketemu mantan Presiden Brasil, Ibu Dilma Rousseff. Dia cerita, Brasil untuk kasih makan anak-anak mereka, itu yang dikasih makan kalau tidak salah hanya 30 juta, butuh 11 tahun. Kita 82 juta dalam satu tahun,” kata Presiden Prabowo Subianto.

Di daerah, komitmen terhadap keberhasilan program ini juga ditunjukkan oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena melalui inisiatif Dapur MBG di Kabupaten Lembata. Program ini tak hanya menyasar pemberian makanan bergizi, tetapi juga dirancang sebagai solusi holistik yang menyentuh aspek ekonomi dan sosial masyarakat.

Program Dapur MBG telah membuka lapangan kerja baru, memberdayakan pelaku UMKM lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh pembangunan. “Dapur MBG merupakan wujud nyata komitmen kami untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ini program yang harus kita awasi dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak Indonesia,” ujar Melki Laka Lena.

Pemerintah yakin dengan pengawasan yang komprehensif dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan, Program MBG dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul di masa depan.
(*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Scaling Up Koperasi Merah Putih, Target 80 Ribu Unit Perkuat Ekonomi Nasional

22 April 2026 - 08:19

Pemerintah Targetkan 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Fondasi Ekonomi Desa Diperkuat

22 April 2026 - 08:19

Gejolak Global Menguat, Pemerintah Kunci Stabilitas BBM Nasional

22 April 2026 - 08:19

Tekanan Energi Dunia Naik, Pemerintah Pastikan BBM Tetap Terkendali

22 April 2026 - 08:19

Papua Sah dan Final dalam NKRI, Pembangunan Berkelanjutan Perkuat Kesejahteraan Masyarakat

22 April 2026 - 08:19

Trending on Berita