Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Seruan Damai dari NU dan Muhammadiyah: Jangan Biarkan Demo Anarkis Rugikan Bangsa

badge-check


					Seruan Damai dari NU dan Muhammadiyah: Jangan Biarkan Demo Anarkis Rugikan Bangsa Perbesar

Jakarta – Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menyampaikan seruan damai menyusul memanasnya aksi demo di banyak wilayah di Indonesia.

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, menyampaikan agar perbedaan pendapat disalurkan dengan cara damai dan bermartabat.

“Jangan sampai aksi menyuarakan aspirasi justru melahirkan korban jiwa dan merugikan bangsa dan negara,” katanya.

Ia menegaskan, warga NU di semua tingkatan diminta menjadi peneduh dalam masyarakat.

“Mari kita jaga persaudaraan, keamanan, dan ketertiban. PBNU mengajak seluruh warga NU untuk menjadi peneduh di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Seruan damai pun disampaikan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, agar demonstrasi tidak berujung ricuh.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, meminta semua pihak menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Semua pihak diminta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi dan modal membangun Indonesia sebagai negara yang maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera.

“Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi,” ujarnya.

Haedar juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya peserta aksi unjuk rasa, untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam menyampaikan pendapat dan tuntutan. Dia mewanti-wanti masyarakat tak terprovokasi dengan isu-isu yang destruktif.

“Semua harus menahan diri dan bersikap bijak, jangan terprovokasi isu-isu yang bersifat destruktif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, khususnya yang berasal dari media sosial yang tidak jelas sumbernya,” tutur Haedar.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lampung Selatan, Ahmad Hadi Hafidi, juga menyampaikan bahwa aksi demo yang anarkis hanya dapat membuat kegaduhan dan memperkeruh suasana.

“Sebagai bagian dari bangsa yang besar yang sedang mengalami ujian, mari semuanya melihat persoalan ini secara jernih, kawan-kawan Mahasiswa, Polri, tokoh politik, tokoh buruh, agama dan elemen lain, mari secara bersama-sama menahan diri. Jangan mempertaruhkan daya emosional kita untuk kemajuan bangsa ke depan,” ucapnya.

Kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini mengajak seluruh lapisan bangsa menjaga soliditas dan persatuan, terlebih di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita