Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

⁠⁠Situasi Pasca Insiden Ojol di Jakarta Kondusif, Masyarakat Diimbau Jaga Keamanan

badge-check


					⁠⁠Situasi Pasca Insiden Ojol di Jakarta Kondusif, Masyarakat Diimbau Jaga Keamanan Perbesar

JAKARTA — Situasi pasca demonstrasi pada 28 Agustus 2025 berangsur terkendali dengan tanda-tanda pemulihan di berbagai titik Ibu Kota.

Lalu lintas kembali normal, kebersihan jalan mulai terjaga, dan aktivitas masyarakat berangsur kembali pulih seperti sedia kala.

Meski aksi demonstrasi tersebut memang sempat diwarnai dengan adanya kericuhan, upaya pembubaran massa oleh aparat berhasil mengendalikan keadaan.

Fokus utama kini diarahkan pada pemulihan kondisi, menjaga ketertiban umum, serta memastikan persatuan masyarakat tetap terjaga sebagai pondasi stabilitas nasional.

Terkait dengan insiden kecelakaan ojol tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa secara mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dalam insiden kendaraan taktis Brimob saat aksi demonstrasi itu berlangsung.

“Kami juga akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya,” ujar Presiden dalam keterangan resmi.

Ia mengaku merasa kecewa dengan bagaimana tindakan aparat dan telah memerintahkan untuk melakukan penyelidikan secara transparan.

“Harus transparan,” tegasnya.

Kepala Negara menegaskan bahwa setiap petugas yang memang telah terbukti melanggar aturan akan bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Selain itu, Presiden juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan berjanji mencatat setiap keluhan publik.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada keluarga korban serta komunitas ojek online.

“Kami akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi. Saya minta maaf kepada keluarga korban dan seluruh keluarga besar ojek online atas musibah yang terjadi,” ucap Sigit di RSCM.

Ia menekankan bahwa insiden tersebut akan menjadi evaluasi menyeluruh bagi Polri agar tindakan pengamanan ke depan berjalan lebih hati-hati dan humanis.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dalam pengamanan demonstrasi.

“Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian,” kata Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa Istana terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengawal proses penanganan peristiwa tersebut.

“Kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut,” tegasnya.

Kondisi yang kembali kondusif setelah demonstrasi menegaskan bahwa persatuan dan stabilitas menjadi kunci utama.

Pemerintah menekankan perlunya menjaga ketertiban, menegakkan hukum secara adil, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar tidak ada celah provokasi yang dapat mengganggu keberlangsungan bangsa. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita