Menu ✖

Dark Mode
Evaluasi Sekolah Rakyat Menunjukkan Pemerintah Tidak Menutup Mata terhadap Kekurangan Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama Perlindungan Anak Menjadi Fondasi Utama Pengembangan Sekolah Rakyat Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan Jangan Biarkan Manuver Politik Separatis Mengaburkan Percepatan Pembangunan Papua Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

Berita

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Sebut Koperasi Desa Merah Putih Buka Jutaan Lapangan Kerja

badge-check


					Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Sebut Koperasi Desa Merah Putih Buka Jutaan Lapangan Kerja Perbesar

Jakarta, — Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) akan menjadi motor penggerak pemerataan ekonomi dari desa ke kota. Ia optimistis program ini mampu menciptakan lapangan kerja secara masif.

Menurut Prabowo, koperasi di setiap desa bukan hanya akan menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga membuka jutaan kesempatan kerja bagi masyarakat. “Koperasi di setiap desa akan meningkatkan ekonomi desa dan menciptakan jutaan lapangan kerja,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8).

Presiden Prabowo sebelumnya meresmikan 80.000 koperasi desa/kelurahan pada 21 Juli 2025 di Klaten sebagai tonggak penguatan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Program ini dipayungi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan KDMP/KKMP, dengan progres pembentukan lebih dari 81 ribu koperasi melalui musyawarah desa/kelurahan per 1 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menargetkan setiap koperasi memiliki infrastruktur yang memadai, seperti gudang, cold storage, gerai layanan, dan dua unit truk, sebelum akhir 2025. Ia menyebut fasilitas ini akan memperkuat distribusi pangan dan kebutuhan pokok. “Koperasi ini akan menjadi pusat distribusi dan produksi yang dimiliki masyarakat, sehingga keuntungan dan kesejahteraan kembali ke desa,” katanya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan, pemerintah akan memastikan pembiayaan murah melalui penempatan dana APBN di bank-bank Himbara. Skema ini, menurutnya, memungkinkan koperasi mengakses kredit berbunga sekitar 6 persen dengan tenor hingga enam tahun. “Kita akan terus mendukung agar model bisnis KDMP/KKMP berjalan optimal di desa dan kelurahan,” ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Ekonomi Kantor Komunikasi Kepresidenan, Fithra Faisal, menjelaskan program ini merupakan pendekatan pembangunan ekonomi yang menyeluruh. Ia menyebut KDMP/KKMP menghubungkan sektor hulu hingga hilir secara partisipatif. “Inilah peningkatan ekonomi holistik, dari hulu ke hilir, dari desa ke kota,” tuturnya.

Program KDMP/KKMP menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk membangun ekonomi berbasis usaha bersama demi kemakmuran rakyat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Perketat Pendampingan demi Lindungi Siswa di Asrama

23 October 2026 - 10:22

Pemerintah Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Tetap Dapat Perlindungan dan Pendampingan

23 October 2026 - 10:22

Manuver Politik Separatis Tak Boleh Mengganggu Percepatan Pembangunan Papua

23 October 2026 - 10:22

Kecam Kekerasan OPM, Tokoh Adat Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

23 October 2026 - 10:22

Pelaku Pasar Diimbau Tenang, Fundamental Pasar Modal Tetap Dicermati

23 October 2026 - 10:22

Trending on Berita