Menu

Dark Mode
Pendidikan Berkualitas dan Misi Besar Sekolah Rakyat Sekolah Rakyat dan Jalan Menuju Kesetaraan Pendidikan Sekolah Rakyat Dipercepat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jelang Tahun Ajaran Baru Danantara Sumberdaya Indonesia: Transparansi untuk Nilai Tambah Nasional Danantara Sumberdaya Indonesia dan Agenda Besar Reformasi Tata Niaga Ekspor

Berita

Pemerintah Minta Anak Muda Tak Terjebak Euforia Bendera Bajak Laut

badge-check


					Pemerintah Minta Anak Muda Tak Terjebak Euforia Bendera Bajak Laut Perbesar

Jakarta — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, maraknya pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece di berbagai daerah menuai perhatian pemerintah. Meskipun dinilai sebagai bentuk ekspresi kreativitas generasi muda, pemerintah menegaskan agar simbol tersebut tidak disandingkan apalagi dipertentangkan dengan bendera Merah Putih yang merupakan lambang negara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto memahami fenomena ini sebagai bagian dari kebebasan berekspresi.

“Kalau berkenaan dengan bendera One Piece yang itu kaitannya dengan komunitas-komunitas, bagian dari ekspresi kreativitas, sekali lagi itu tidak ada masalah. Kalau sebagai bentuk ekspresi, it’s okay, nggak ada masalah,” kata Prasetyo.

Namun, ia menekankan agar bendera bajak laut itu tidak disejajarkan dengan Merah Putih.

“Tapi jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan kepada, disandingkan, atau dipertentangkan dengan bendera Merah Putih. Nggak seharusnya seperti itu, kita sebagai anak bangsa, bendera Merah Putih itu satu-satunya,” tegasnya.

Prasetyo juga mengingatkan adanya kemungkinan pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan euforia ini untuk agenda yang tidak sesuai semangat kebangsaan. Terlebih, momen ini terjadi pada bulan Agustus yang sarat makna sejarah.

“Ini bulan Kemerdekaan. Kemerdekaan kita itu diraih bukan hadiah, itu pengorbanan para pahlawan. Kita sebagai generasi muda ini tugasnya sekarang menjaga itu,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga menegaskan hal serupa. Ia meminta warga Jatim untuk menghormati bendera Merah Putih sebagai simbol negara resmi dan telah menerbitkan surat edaran pengibaran bendera merah putih selama bulan kemerdekaan.

“Kita ini Merah Putih. Sudah, Merah Putih harga mati. Jadi tolong hormati,” ujar Khofifah di Surabaya.

Di Sumatera Utara, Gubernur Bobby Nasution juga mengimbau agar masyarakat tidak mengibarkan bendera One Piece dan lebih mengutamakan Merah Putih. Ia menekankan pentingnya menanamkan rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap simbol negara.

“Saya harap semua masyarakat tetap mengibarkan bendera Merah Putih,” ujarnya.

Pemerintah berharap, di tengah kebebasan yang dimiliki anak muda, semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap simbol negara tetap dijaga. Kebebasan berekspresi harus tetap dalam koridor konstitusional dan tidak mengaburkan nilai-nilai kebangsaan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jelang Tahun Ajaran Baru

30 May 2026 - 23:43

Sekolah Rakyat Dipercepat untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

30 May 2026 - 23:43

Danantara Sumberdaya Indonesia Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis

30 May 2026 - 23:43

Danantara Sumberdaya Indonesia Diperkuat untuk Menutup Kebocoran Devisa Negara

30 May 2026 - 23:43

Sistem Interkoneksi Listrik Sumatra Kembali Normal Disertai Evaluasi dan Penguatan Jaringan Transmisi

30 May 2026 - 23:43

Trending on Berita