Menu

Dark Mode
PFII: Instrumen Kedaulatan Ekonomi Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia PFII Jadi Wajah Baru Pusat Keuangan Indonesia Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

Berita

15 Juta Pekerja Terima Manfaat BSU

badge-check


					15 Juta Pekerja Terima Manfaat BSU Perbesar

Jakarta — Pemerintah mengumumkan sebanyak 15 juta pekerja telah menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) guna mendukung kesejahteraan pekerja di tengah tantangan ekonomi global.

Program BSU ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi daya beli pekerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Penyaluran bantuan ini telah dilakukan secara bertahap, serta bekerja sama dengan berbagai instansi dan lembaga perbankan yang ditunjuk.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menegaskan bahwa seluruh data penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami menjalankan proses seleksi dengan prinsip kehati-hatian. Data yang kami serahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan adalah data peserta aktif yang benar-benar memenuhi syarat sesuai ketentuan,” ujar Pramudya.

Kemudian, ia menyebutkan BSU tidak hanya menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja, tetapi juga menunjukkan pentingnya kepesertaan aktif dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, Pramudya juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-lembaga, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan, PT Pos Indonesia, dan bank-bank Himbara, dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar hingga ke pelosok daerah.

“Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan program. BSU hanya bisa diakses oleh pekerja yang kepesertaannya aktif dan datanya valid. Karena itu, kami terus mengimbau pemberi kerja untuk tidak hanya mendaftarkan pekerjanya, tetapi juga memastikan upah dan status kepesertaan dilaporkan dengan benar,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Pos Indonesia, Endy Abdurrahman mengatakan dalam proses penyaluran BSU, tidak ada antrean panjang di lapangan dan semua proses berlangsung lancar dan nyaman.

“Tantangan utama sebenarnya ada pada data penerima dari BPJS Ketenagakerjaan. Tapi kami telah bekerja sama erat untuk melakukan penyaringan awal sehingga proses di Kantorpos bisa efisien,” tutur Endy.

Pemerintah berharap program ini menjadi stimulus efektif untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan konsumsi domestik. Ke depan, penyaluran BSU akan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita