Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran Menegaskan Pembangunan Manusia Jadi Fondasi Indonesia Emas Dua Tahun Prabowo-Gibran dan Pembangunan Manusia, Negara Hadir untuk Semua Umat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

Berita

15 Juta Pekerja Terima Manfaat BSU

badge-check


					15 Juta Pekerja Terima Manfaat BSU Perbesar

Jakarta — Pemerintah mengumumkan sebanyak 15 juta pekerja telah menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) guna mendukung kesejahteraan pekerja di tengah tantangan ekonomi global.

Program BSU ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi daya beli pekerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Penyaluran bantuan ini telah dilakukan secara bertahap, serta bekerja sama dengan berbagai instansi dan lembaga perbankan yang ditunjuk.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menegaskan bahwa seluruh data penerima telah melalui proses verifikasi dan validasi ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami menjalankan proses seleksi dengan prinsip kehati-hatian. Data yang kami serahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan adalah data peserta aktif yang benar-benar memenuhi syarat sesuai ketentuan,” ujar Pramudya.

Kemudian, ia menyebutkan BSU tidak hanya menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja, tetapi juga menunjukkan pentingnya kepesertaan aktif dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, Pramudya juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-lembaga, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan, PT Pos Indonesia, dan bank-bank Himbara, dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar hingga ke pelosok daerah.

“Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan program. BSU hanya bisa diakses oleh pekerja yang kepesertaannya aktif dan datanya valid. Karena itu, kami terus mengimbau pemberi kerja untuk tidak hanya mendaftarkan pekerjanya, tetapi juga memastikan upah dan status kepesertaan dilaporkan dengan benar,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Pos Indonesia, Endy Abdurrahman mengatakan dalam proses penyaluran BSU, tidak ada antrean panjang di lapangan dan semua proses berlangsung lancar dan nyaman.

“Tantangan utama sebenarnya ada pada data penerima dari BPJS Ketenagakerjaan. Tapi kami telah bekerja sama erat untuk melakukan penyaringan awal sehingga proses di Kantorpos bisa efisien,” tutur Endy.

Pemerintah berharap program ini menjadi stimulus efektif untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan konsumsi domestik. Ke depan, penyaluran BSU akan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Dikawal lewat Kerukunan Umat

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Olahraga Dikebut Jadi Sumber Pertumbuhan

7 October 2026 - 06:54

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi Nasional Didorong dari Banyak Sektor

7 October 2026 - 06:54

Koperasi Merah Putih Pastikan Penempatan Manajer Berdasar Kebutuhan SDM

7 October 2026 - 06:54

Trending on Berita