Menu ✖

Dark Mode
Aplikasi Rating MBG Membuka Ruang Koreksi Langsung dari Lingkungan Sekolah Aplikasi Rating MBG Memperkuat Transparansi dan Partisipasi dalam Pengawasan Program Pemerintah Siapkan Aplikasi Rating MBG untuk Perkuat Pengawasan SPPG Pemerintah Bangun Aplikasi Rating MBG untuk Tata Kelola Lebih Transparan Ekosistem Peternakan Terintegrasi, Kunci Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional Kawasan Peternakan Terintegrasi Menjadi Fondasi Baru Kemandirian Pangan Nasional

Berita

Pemerintah Siapkan Aplikasi Rating MBG untuk Perkuat Pengawasan SPPG

badge-check


					Pemerintah Siapkan Aplikasi Rating MBG untuk Perkuat Pengawasan SPPG Perbesar

JAKARTA — Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan aplikasi rating Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat pengawasan dan evaluasi layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Aplikasi tersebut nantinya memungkinkan kepala sekolah dan guru memberikan penilaian langsung terhadap layanan MBG yang diterima peserta didik.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan aplikasi tersebut disiapkan agar BGN memperoleh umpan balik langsung dari sekolah mengenai pelaksanaan MBG di lapangan.

Penilaian dapat mencakup kualitas menu, ketepatan waktu distribusi, hingga berbagai persoalan yang ditemukan dalam layanan SPPG.

“Nantinya kami akan memberikan semacam aplikasi kepada Bapak-Ibu kepala sekolah, seperti di Ojek Online, seperti di GoFood, yang kemudian Bapak-Ibu guru itu bisa ngasih bintang, bisa ngasih catatan terhadap si dapur itu,” ujar Sudaryono.

Melalui aplikasi tersebut, sekolah nantinya dapat memberikan penilaian menggunakan skala bintang satu hingga lima disertai catatan mengenai aspek layanan yang dinilai.

Penilaian tersebut akan mencakup kondisi yang ditemui sekolah dalam pelaksanaan MBG, termasuk apabila terdapat keterlambatan pengiriman atau persoalan pada menu yang diterima peserta didik.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian dari sistem pengawasan MBG karena sekolah berinteraksi langsung dengan pelaksanaan program dan penerima manfaat.

Menurut dia, masukan dari sekolah dapat menjadi informasi bagi BGN dalam mengevaluasi layanan SPPG.

“Melalui aplikasi rating MBG, kami ingin memastikan suara dari sekolah dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari proses evaluasi layanan. Kepala sekolah dan guru nantinya dapat memberikan penilaian sekaligus mencantumkan catatan apabila terdapat layanan yang belum sesuai,” kata Tysa.

Menurut Tysa, masukan yang diberikan melalui aplikasi akan menjadi bahan bagi BGN untuk melihat bagian layanan yang perlu diperbaiki.

Penilaian dapat digunakan untuk memantau sejumlah aspek, antara lain ketepatan waktu distribusi serta kelayakan dan kualitas menu yang diterima peserta didik.

Selain memberikan rating, sekolah nantinya dapat mencantumkan catatan untuk menjelaskan persoalan yang ditemukan.

Mekanisme tersebut memungkinkan penilaian tidak hanya berupa angka, tetapi juga dilengkapi informasi mengenai kondisi layanan SPPG yang menjadi dasar penilaian.

Sekolah yang menemukan layanan belum sesuai juga tetap dapat menggunakan kanal pelaporan yang telah disediakan.

Apabila persoalan belum mendapatkan perbaikan, laporan dapat disampaikan kepada BGN dengan memberikan tembusan sehingga informasi mengenai persoalan tersebut dapat diterima dan ditindaklanjuti.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Bangun Aplikasi Rating MBG untuk Tata Kelola Lebih Transparan

29 September 2026 - 07:15

Pemerintah Bangun Lima Kawasan Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

29 September 2026 - 07:15

Ketahanan Pangan Diperkuat lewat Pembangunan Peternakan Hulu ke Hilir

29 September 2026 - 07:15

Pemerintah Perkuat Data untuk Menata Subsidi Energi BBM dan LPG

29 September 2026 - 07:15

Pemerintah Menata Subsidi Energi agar Tidak Bebani Rakyat

29 September 2026 - 07:15

Trending on Berita