Menu ✖

Dark Mode
Perpres Perkuat Tata Kelola, Koperasi Merah Putih Bersiap Jadi Simpul Ekonomi Desa Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa Pemerintah Percepat Operasional Kopdes di Papua, Produk Lokal Didorong Naik Kelas Kopdes Merah Putih Buka Jalan Ekspor, Komoditas Desa Tembus Pasar Dunia Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha 23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

Berita

KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

badge-check


					KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas Perbesar

NABIRE — Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Papua Tengah terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kesiapan wilayah dan kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa sekaligus menghadirkan kelembagaan ekonomi yang dapat mendukung potensi masyarakat setempat.

Sebanyak tujuh calon lokasi baru KDMP di Kabupaten Nabire dan Mimika kini masuk tahap pendataan dan verifikasi. Dari jumlah tersebut, empat lokasi berada di Nabire dan tiga lainnya berada di Mimika. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan setiap lokasi memiliki kesiapan yang memadai sebelum pembangunan dilaksanakan.

Kepala Seksi Teritorial Korem 173/Praja Vira Braja (PVB), Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, mengatakan tujuh titik tersebut merupakan calon lokasi tambahan yang sedang dipersiapkan.

“Pihaknya sudah mendata ada empat titik calon KDMP dan di Timika tiga titik calon KDMP,” kata Fajar di Nabire.

Menurut Fajar, proses pendataan menjadi tahapan penting agar pengembangan KDMP dapat berjalan sesuai kondisi setiap wilayah. Sejumlah aspek diperhatikan, antara lain ketersediaan lahan, jumlah penduduk, serta dukungan infrastruktur dasar.

Konsep KDMP diarahkan untuk menghadirkan satu koperasi di setiap desa. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan karakteristik wilayah dan jumlah masyarakat yang akan dilayani sehingga manfaat koperasi dapat dirasakan secara optimal.

“Karena sebetulnya satu desa itu ada satu KDMP. Tapi kita lihat dulu situasi penduduknya, harus minimal 500 KK. Kita utamakan mungkin di daerah-daerah yang padat penduduknya terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain jumlah penduduk, calon lokasi juga perlu memenuhi persyaratan teknis berupa ketersediaan lahan minimal 600 meter persegi dan dukungan listrik sekurang-kurangnya 5.500 watt.

Sebelumnya, enam KDMP di Papua Tengah telah selesai dibangun, terdiri atas empat titik di Nabire dan dua titik di Mimika. Sementara itu, tiga lokasi tambahan di Nabire telah mencapai progres pembangunan lebih dari 95 persen.

Pengembangan secara bertahap tersebut diharapkan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa. Dengan memastikan kesiapan setiap lokasi, KDMP diharapkan dapat berkembang sebagai wadah kegiatan ekonomi yang mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Papua Tengah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Dorong Penguatan KDMP, KADIN Libatkan Dunia Usaha

27 September 2026 - 12:15

23 Ribu Bangunan Rampung, Kopdes Merah Putih Bersiap Gerakkan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Siapkan Anggaran Koperasi Merah Putih, Pembayaran Dijamin Transparan

27 September 2026 - 12:15

Pemerintah Optimistis Penempatan Manajer Kopdes Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Desa

27 September 2026 - 12:15

Gerai KDMP Buka Akses Pasar Produk Lokal Papua

27 September 2026 - 12:15

Trending on Berita