Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi Tokoh Papua Bersatu Kecam Kekerasan dan Serukan Perdamaian Kecam Penembakan di Muliama, Tokoh Adat Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kedamaian Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

Berita

HUT Ke-81 RI, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia

badge-check


					HUT Ke-81 RI, Pemerintah Perkuat B50 untuk Ketahanan Energi Indonesia Perbesar

Jakarta – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya memperkuat kemandirian bangsa melalui penguatan sektor energi. Pemerintah terus mendorong implementasi mandatori biodiesel B50 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Penguatan implementasi B50 dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia. Upaya tersebut juga terus diiringi penyempurnaan tata kelola agar kebijakan biodiesel mampu memberikan manfaat yang optimal bagi sektor energi, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, Tommy Ardian Pratama, mengatakan keberhasilan implementasi biodiesel memerlukan landasan tata kelola yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu didukung kajian komprehensif yang mampu mengakomodasi berbagai aspek strategis.

“Kajian ini ingin melihat bagaimana kebijakan biodiesel dapat dijalankan secara berkelanjutan dengan menemukan titik temu antara aspek energi, ekonomi, sosial, dan ekologi,” ujar Tommy.

Ia juga menilai penguatan regulasi akan memberikan kepastian jangka panjang bagi pelaksanaan program biodiesel. Selain itu, reformasi tata kelola perlu mencakup pelibatan pekebun sawit mandiri dalam rantai pasok, diversifikasi bahan baku melalui pemanfaatan minyak jelantah, serta penguatan kelembagaan pengelola program biodiesel agar implementasi B50 semakin efektif.

Sementara itu, Perwakilan Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Andi Novianto, mengatakan implementasi B50 merupakan strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Ke depan diperlukan peningkatan produktivitas sawit, pengaturan kuota CPO, diversifikasi bahan baku biodiesel, serta penguatan infrastruktur agar implementasi B50 dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Andi.

Senada dengan hal tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti, menekankan tata kelola biodiesel berkelanjutan harus mampu menjaga keseimbangan antara tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Menurutnya, ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga mencakup aspek distribusi, keterjangkauan, aksesibilitas, serta keberlanjutan.

“Peningkatan bauran biodiesel harus diiringi peningkatan produktivitas, kesiapan teknologi, penguatan kelembagaan, serta kepastian regulasi. Ini penting untuk mendukung ketahanan energi dalam jangka panjang,” ujar Yayan.

Kolaborasi pemerintah, akademisi, pelaku industri, organisasi masyarakat sipil, dan media menjadi modal penting dalam menyempurnakan tata kelola biodiesel. Dengan implementasi B50 yang semakin kuat dan berkelanjutan, Indonesia optimistis mampu memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus mewujudkan cita-cita kemandirian energi sebagai bagian dari semangat HUT RI ke-81.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

25 September 2026 - 13:21

Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi

25 September 2026 - 13:21

Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

25 September 2026 - 13:21

Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

25 September 2026 - 13:21

Presiden Prabowo Dorong Bensin Batubara untuk Perkuat Kemandirian Energi Nasional

25 September 2026 - 13:21

Trending on Berita