Menu ✖

Dark Mode
Masyarakat Diimbau Tidak Terprovokasi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di USTJ Survei Catat Kepuasan Publik 79,3 Persen Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran Survei Soroti Kepuasan Publik atas Program Pro-Rakyat 2 Tahun Prabowo-Gibran Pemerintah Pastikan Verval Koperasi Merah Putih Tentukan Status Layak Operasional Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat Jelang Awal Musim Hujan

Berita

Pemerintah Perkuat SDM Muda lewat Program Magang Nasional Enam Bulan

badge-check


					Pemerintah Perkuat SDM Muda lewat Program Magang Nasional Enam Bulan Perbesar

Jakarta – Pemerintah resmi membuka 50.000 kuota tahap pertama untuk Program Magang Nasional 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk menciptakan tenaga kerja muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri masa depan.

Sepanjang tahun ini, pemerintah menargetkan total 150.000 peserta magang guna mendukung percepatan transformasi tenaga kerja menuju visi Indonesia Emas 2045.

Program Magang Nasional memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja selama enam bulan di berbagai perusahaan mitra. Selain mendapatkan pendampingan dari mentor profesional, peserta juga memperoleh uang saku sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, hingga peluang direkrut sebagai karyawan tetap setelah menyelesaikan program.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhamad Qodari, menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan prioritas utama pemerintah dalam meningkatkan daya saing bangsa.

“Pemerintah membuka pendaftaran Program Magang Nasional pada tanggal 15 hingga 28 Juli 2026 dengan kuota sebanyak 50.000 peserta dari target 150.000 peserta sepanjang tahun 2026,” ujar Qodari.

Ia menambahkan bahwa program tersebut dirancang untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan potensi generasi muda Indonesia.

“Program Magang Nasional memang dirancang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industry,” ungkap Qodari

Menurutnya, pengalaman kerja dan peningkatan keterampilan yang diperoleh peserta akan menjadi bekal penting dalam memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Darmawansyah, mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah awal membangun karier profesional.

“Kami mengajak lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan MagangHub sebagai sarana memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kesiapan memasuki dunia kerja,” ujar Darmawansyah.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Magang Nasional dilakukan secara bertahap agar proses pembinaan berjalan optimal, sekaligus memastikan seluruh peserta memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja saat ini.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian PANRB, Reni Suzana, menyampaikan bahwa kementeriannya turut berpartisipasi dalam Program Magang Nasional dengan membuka 76 formasi magang di berbagai unit kerja.

“Melalui program ini kami ingin memberikan ruang belajar bagi talenta muda untuk memahami tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survei Catat Kepuasan Publik 79,3 Persen Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

30 September 2026 - 10:27

Survei Soroti Kepuasan Publik atas Program Pro-Rakyat 2 Tahun Prabowo-Gibran

30 September 2026 - 10:27

Pemerintah Pastikan Verval Koperasi Merah Putih Tentukan Status Layak Operasional

30 September 2026 - 10:27

Verifikasi dan Validasi Koperasi Merah Putih Dikebut, Pemerintah Targetkan Belasan Ribu Titik Rampung

30 September 2026 - 10:27

Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat Jelang Awal Musim Hujan

30 September 2026 - 10:27

Trending on Berita