Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi Tokoh Papua Bersatu Kecam Kekerasan dan Serukan Perdamaian Kecam Penembakan di Muliama, Tokoh Adat Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kedamaian Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

Berita

Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda

badge-check


					Penerima MBG Akan Disinkronkan dengan Dapodik untuk Cegah Data Ganda Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sinkronisasi data penerima dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan bantuan diterima oleh sasaran yang tepat, mencegah terjadinya data ganda, serta meningkatkan efektivitas pemanfaatan anggaran negara.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Dapodik merupakan basis data pendidikan nasional yang terus diperbarui sehingga dapat menjadi fondasi kuat dalam mendukung ketepatan sasaran program pemerintah.

“Sinkronisasi penerima MBG dengan Dapodik merupakan langkah strategis agar setiap peserta didik yang berhak memperoleh layanan gizi dapat terdata secara valid dan menerima manfaat secara adil,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan, integrasi data akan menjadi fondasi penting bagi pengambilan kebijakan yang lebih tepat, terukur, dan berbasis bukti, sekaligus memperkuat tata kelola serta akuntabilitas penyelenggaraan layanan pendidikan kepada masyarakat.

“Pemanfaatan data yang terintegrasi akan meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan sekaligus memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan layanan publik di bidang pendidikan,” lanjut Abdul Mu’ti.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa penyelarasan data dilakukan melalui pendekatan by name by address sehingga potensi data ganda maupun penerima yang tidak sesuai dapat diminimalkan.

“Integrasi data dengan Dapodik merupakan bagian dari komitmen BGN untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat optimal bagi peserta didik yang menjadi prioritas,” kata Agustina.

Ia juga menegaskan, pihaknya terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas, akurasi, dan validitas data penerima secara berkelanjutan.

“Kami terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar kualitas data penerima semakin baik dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agustina menyampaikan, transparansi serta validitas data merupakan fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG.

“Transparansi dan validitas data menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan unggul,” ujar Agustina.

Melalui integrasi data penerima dengan Dapodik, pemerintah optimistis penyaluran Program MBG akan semakin tepat sasaran, efisien, serta mampu mendukung peningkatan kualitas gizi peserta didik sebagai bagian dari investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

25 September 2026 - 13:21

Tokoh Adat Papua: Aksi OPM Tembak Warga Sipil Tak Manusiawi

25 September 2026 - 13:21

Pemerintah Siapkan Bansos Digital agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

25 September 2026 - 13:21

Bansos Digital Nasional Ditargetkan Meluncur pada Oktober 2026

25 September 2026 - 13:21

Presiden Prabowo Dorong Bensin Batubara untuk Perkuat Kemandirian Energi Nasional

25 September 2026 - 13:21

Trending on Berita