Menu

Dark Mode
Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional RAPBN 2027 Ekspansif, Terukur, dan Tetap Prudensial RAPBN 2027 dan Jalan Transformasi Struktural Ekonomi Indonesia Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

Berita

Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Program MBG

badge-check


					Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Program MBG Perbesar

Jakarta – Pemerintah secara konsisten memperketat pengawasan dan evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi menjamin kemanfaatan yang optimal bagi masyarakat.

Langkah strategis ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045 melalui pemenuhan gizi yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kerja sama antara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Gizi Nasional (BGN). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan keamanan dan mutu pangan dalam Program MBG yang kini berjalan di berbagai daerah.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan program MBG membutuhkan pengawasan yang ketat agar makanan yang dibagikan benar-benar aman dikonsumsi dan memenuhi standar gizi yang dibutuhkan masyarakat.

“Keamanan dan mutu pangan menjadi aspek yang harus dipenuhi dalam Program MBG sehingga pengawasannya harus kuat dan terintegrasi,” ujarnya.

BPOM juga mengandalkan jaringan 83 unit pelaksana teknis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk membantu proses pengawasan secara langsung.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan pengawasan yang ketat diperlukan agar setiap makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat benar-benar aman dan layak konsumsi.

“Kami ingin memastikan setiap makanan yang disalurkan telah melalui proses pengawasan dan pengujian yang ketat sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Dadan juga menyebut pemerintah terus melakukan penyempurnaan sistem pelaksanaan program berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Kualitas layanan menjadi prioritas utama agar pelaksanaan MBG dapat berjalan konsisten di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami memastikan setiap tahapan program diawasi secara ketat, mulai dari penyediaan bahan pangan, proses memasak, hingga distribusi kepada penerima manfaat. Evaluasi rutin dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan menjaga kepercayaan publik terhadap program ini,” ujar Dadan.

Melalui penguatan pengawasan dan evaluasi tersebut, pemerintah optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memperkuat ketahanan sumber daya manusia nasional di masa depan.
Evaluasi dilakukan untuk mempercepat agar program ini memberikan manfaat yang optimal, bukan hanya fokus pada tata kelola administrasinya tetapi juga teknis dilapangan termasuk perbaikan prosedur di dapur.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi

10 July 2026 - 10:08

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

10 July 2026 - 10:08

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

10 July 2026 - 10:08

RAPBN 2027, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi tanpa Abaikan Stabilitas Nasional

10 July 2026 - 10:08

Target Pertumbuhan Optimistis, RAPBN 2027 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

10 July 2026 - 10:08

Trending on Berita