Menu ✖

Dark Mode
Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama Negara Kawasan Pasifik Dukung Indonesia Percepat Pembangunan Papua Indonesia Tegaskan Perlindungan HAM dan Pembangunan Papua dalam Forum PBB Membangun Fondasi Kemandirian di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Menjaga Momentum Kemandirian Ekonomi di Dua Tahun Prabowo-Gibran Penataan Haji di Era Presiden Prabowo Memberi Kepastian bagi Calon Jemaah

Berita

Partisipasi Masyarakat Jadi Penentu Keberhasilan Program CKG Nasional

badge-check


					Partisipasi Masyarakat Jadi Penentu Keberhasilan Program CKG Nasional Perbesar

Jakarta – Keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara nasional dinilai tidak lepas dari tingginya keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan pemerintah. Hingga awal Mei 2026, program tersebut tercatat telah menjangkau 100 juta warga Indonesia melalui lebih dari 10 ribu Puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Pemerintah menyebut capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan. Program CKG yang dijalankan sejak tahun lalu terus mengalami kenaikan jumlah peserta secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, mengatakan peningkatan peserta terjadi cukup pesat sejak memasuki tahun 2026. Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis terus menunjukkan tren positif.

“Selama tahun 2025 program CKG sudah melayani lebih dari 70 juta masyarakat. Memasuki tahun 2026 hingga awal Mei, jumlah peserta kembali bertambah lebih dari 30 juta orang. Dengan demikian, total penerima layanan CKG kini telah mencapai 100 juta penduduk yang tersebar di lebih dari 10 ribu Puskesmas pada 514 kabupaten dan kota di Indonesia,” ujar Muhammad Qodari.

Selain menyasar masyarakat umum, pemerintah juga memperluas pemeriksaan kesehatan bagi anak usia sekolah. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan skrining kesehatan massal di berbagai sekolah di seluruh Indonesia guna mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini.

“Untuk kelompok anak usia sekolah, berdasarkan data dari 1 Januari hingga 3 Mei 2026, Kementerian Kesehatan telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 4,8 juta siswa di sekitar 48 ribu sekolah di seluruh Indonesia,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, pemerintah menemukan adanya peningkatan kasus tekanan darah tinggi pada anak-anak usia sekolah. Temuan itu dinilai menjadi perhatian serius karena sebelumnya kondisi tersebut lebih banyak dialami kelompok usia dewasa.

“Sebanyak 22,1 persen atau sekitar 663 ribu anak terdeteksi mengalami peningkatan tekanan darah. Kondisi ini menjadi fenomena baru karena kasus tekanan darah tinggi kini mulai ditemukan pada anak-anak,” ungkapnya.

Pemerintah berharap program CKG mampu membantu masyarakat mendeteksi risiko penyakit lebih awal sehingga penanganan medis dapat segera dilakukan sebelum kondisi semakin parah. Selain pemeriksaan kesehatan umum, pemerintah juga memperkuat penanganan penyakit tuberkulosis (TBC) melalui peningkatan fasilitas layanan kesehatan di Puskesmas.

“Penguatan deteksi penyakit di Puskesmas terus dilakukan. Pemerintah akan menambah dukungan alat Near Point of Care Testing (NPOCD) serta layanan pemeriksaan X-Ray yang mulai diterapkan pada semester kedua tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya membangun budaya pemeriksaan kesehatan rutin di tengah masyarakat. Pemerintah menilai pencegahan dan deteksi dini menjadi langkah paling efektif untuk menekan risiko penyakit kronis sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rumah Subsidi: Pintu Masuk Anak Muda Memiliki Hunian Pertama

1 October 2026 - 09:55

Negara Kawasan Pasifik Dukung Indonesia Percepat Pembangunan Papua

1 October 2026 - 09:55

Membangun Fondasi Kemandirian di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

1 October 2026 - 09:54

Indonesia Tegaskan Perlindungan HAM dan Pembangunan Papua dalam Forum PBB

1 October 2026 - 09:54

Menjaga Momentum Kemandirian Ekonomi di Dua Tahun Prabowo-Gibran

1 October 2026 - 09:54

Trending on Berita