Menu

Dark Mode
Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional RAPBN 2027 Ekspansif, Terukur, dan Tetap Prudensial RAPBN 2027 dan Jalan Transformasi Struktural Ekonomi Indonesia Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

Berita

MBG Makin Efisien, Sistem Digital Kawal Distribusi dari Hulu ke Hilir

badge-check


					MBG Makin Efisien, Sistem Digital Kawal Distribusi dari Hulu ke Hilir Perbesar

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui inovasi berbasis teknologi guna menjawab berbagai tantangan distribusi dan pengawasan di lapangan. Seiring dengan kompleksitas rantai pasok yang melibatkan banyak pihak, mulai dari dapur mitra UMKM hingga sekolah penerima manfaat, pemerintah bersama sektor swasta mulai mengadopsi sistem digital berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan proses berjalan lebih efisien, aman, dan transparan.

Pendekatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem distribusi yang mampu dikawal secara menyeluruh dari hulu ke hilir, sekaligus meminimalkan potensi risiko yang selama ini kerap terjadi, seperti keterlambatan distribusi maupun persoalan keamanan pangan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam program MBG merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan publik. “Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan publik secara nyata. Dalam program seperti MBG, teknologi berperan penting bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk memperkuat pengawasan, akuntabilitas, keamanan proses, serta mitigasi risiko secara lebih dini,” ujarnya saat meninjau langsung implementasi sistem tersebut di sejumlah titik.

Kolaborasi dengan sektor swasta turut memperkuat efektivitas implementasi teknologi ini. Grab Indonesia sebagai salah satu mitra dalam program tersebut menekankan pentingnya standar keamanan pangan dalam setiap proses distribusi. Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menyatakan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.

“Keamanan pangan bukan sekadar standar, tetapi merupakan tanggung jawab terhadap masa depan anak-anak” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa AI dapat meningkatkan kepastian penyediaan pangan berkualitas.

“melalui pemanfaatan pemantauan berbasis AI, kami dapat memastikan proses penyediaan makanan berjalan dengan standar keamanan pangan yang lebih aman, berkualitas, dan transparan.” Imbuh Tirza.

Pemanfaatan teknologi AI dalam program MBG menjadi langkah maju dalam menciptakan tata kelola distribusi yang lebih modern dan akuntabel.

Transformasi ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendukung keberhasilan program MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. ***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi

10 July 2026 - 10:08

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

10 July 2026 - 10:08

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

10 July 2026 - 10:08

RAPBN 2027, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi tanpa Abaikan Stabilitas Nasional

10 July 2026 - 10:08

Target Pertumbuhan Optimistis, RAPBN 2027 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

10 July 2026 - 10:08

Trending on Berita