Menu

Dark Mode
Piala Dunia, Judi Bola, dan Kewaspadaan Ruang Siber Nasional Judi Daring Ancam Generasi Muda, Pemerintah Tingkatkan Upaya Pencegahan Koperasi Desa Merah Putih Buka Lapangan Kerja dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Koperasi Desa Merah Putih Diharapkan Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan Listrik Desa dan Fondasi Pemerataan Pembangunan Nasional Listrik Desa Papua Jadi Bukti Nyata Komitmen Pembangunan Hingga Pelosok Negeri

Berita

Aksi Indonesia Gelap Tidak Solutif dan Meresahkan Publik

badge-check


					Aksi Indonesia Gelap Tidak Solutif dan Meresahkan Publik Perbesar

Jakarta – Aksi “Indonesia Gelap” yang belakangan beredar luas di media sosial mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan. Narasi “Indonesia Gelap” tidak solutif, bersifat provokatif, serta berpotensi meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas nasional. Alih-alih memberi kontribusi positif, narasi ini justru menciptakan kekhawatiran kolektif yang tidak berdasar dan melemahkan semangat optimisme bangsa.

Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa situasi nasional saat ini masih berjalan secara kondusif di berbagai sektor kehidupan. Aktivitas ekonomi tetap stabil, pusat perbelanjaan ramai, dan daya beli masyarakat terjaga.

“Masyarakat tidak perlu terpancing. Narasi seperti ini hanya menimbulkan kegaduhan psikologis yang tidak sejalan dengan realitas,” tegas Hasan.

Lebih lanjut, Hasan menilai bahwa narasi semacam itu merupakan bentuk agitasi yang tidak menawarkan solusi. Ia mengingatkan bahwa penyampaian kritik terhadap kebijakan negara seharusnya dilakukan secara konstruktif, bukan dengan cara menyebar pesimisme dan ketakutan massal yang merusak tatanan sosial.

Kekhawatiran juga datang dari Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, yang menilai bahwa narasi “Indonesia Gelap” sarat akan kepentingan asing yang ingin mendikte arah pembangunan nasional.

“Ketika Indonesia bangkit, pihak asing selalu berusaha menghambat. Kita harus sadar bahwa isu ini tidak tumbuh secara organik dari rakyat, melainkan hasil rekayasa pihak luar yang ingin mengganggu kemandirian bangsa, terutama dalam hilirisasi sumber daya alam,” ujar Addin.

Senada, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengingatkan bahwa aksi-aksi seperti ini berisiko ditunggangi pihak-pihak tertentu yang memiliki agenda tersembunyi.

“Situasi ini sangat berbahaya karena dapat memicu konflik horizontal dan menghambat proses pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa masyarakat harus bersatu menghadapi tantangan provokatif seperti ini dengan kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor.

“Narasi pesimistis seperti ini bertentangan dengan semangat kebangsaan dan optimisme pembangunan,” ujarnya.

Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap kritis namun rasional, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak mencerminkan kondisi nyata bangsa. Indonesia tidak sedang gelap — Indonesia sedang bergerak maju.

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Pendidikan, Monitoring, dan Koordinasi Lintas Lembaga

26 June 2026 - 07:04

Pemerintah Kawal Program Prioritas agar Bebas Korupsi dan Tepat Sasaran

26 June 2026 - 07:04

Program Listrik Desa di Papua Hadirkan Terang dan Harapan Hingga Pelosok Negeri

26 June 2026 - 07:04

Puluhan Ribu Koperasi Desa Siap Beroperasi, Peluang Ekonomi Lokal Kian Terbuka

26 June 2026 - 07:04

Presiden Prabowo Dorong Akselerasi Listrik Desa, Wilayah 3T Jadi Prioritas

26 June 2026 - 07:04

Trending on Berita