Menu ✖

Dark Mode
Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur Koperasi Merah Putih: Jalur Baru Pemerataan Barang Subsidi Rakyat   Koperasi Merah Putih Bukan Ritel Modern, tapi Jalur Subsidi Rakyat   Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Kelembagaan dan Anggaran Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Deteksi Dini dan Patroli

Berita

MBG Didorong sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Pangan

badge-check


					MBG Didorong sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Desa Berbasis Pangan Perbesar

Riau – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dipandang sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi desa berbasis pangan. Program ini dinilai mampu menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di desa.

Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin mengatakan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang optimal.

“Program makan bergizi gratis ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal,” ujar Sahidin.

Sahidin mengatakan program MBG menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Selain memberikan dampak langsung pada kesehatan, MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta membuka peluang kerja baru.

Sahidin menjelaskan program MBG melibatkan berbagai sektor strategis, mulai dari UMKM, koperasi, hingga pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Kolaborasi tersebut diyakini akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal.

Menurut Sahidin, keterlibatan berbagai elemen tersebut akan memperkuat perekonomian desa sekaligus menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi strategis pemerintah untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia yang sehat dan unggul. Program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan sektor pangan nasional.

“Program ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Mentan.

Program MBG merupakan kebijakan strategis jangka panjang dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, dengan tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berperan dalam menekan stunting, mengurangi kemiskinan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar program MBG berjalan optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program ini.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, MBG diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa berbasis pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Program ini tidak hanya menjawab persoalan gizi, tetapi juga membuka jalan bagi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Penyalur Subsidi yang Lebih Teratur

3 October 2026 - 23:38

Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak Salurkan Barang Subsidi

3 October 2026 - 23:38

Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Kelembagaan dan Anggaran

3 October 2026 - 23:37

Penanganan Karhutla Diperkuat lewat Deteksi Dini dan Patroli

3 October 2026 - 23:37

Pemerintah Pastikan Guru PPPK Penuh Waktu 2027 Diproses Bertahap Tanpa Tes Ulang

3 October 2026 - 23:37

Trending on Berita