Menu

Dark Mode
Pemerintah Perkuat Ekosistem Pertanian untuk Jaga Kedaulatan Pangan Nasional Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia Swasembada Pangan Multi Komoditas, Sinyal Kuat Indonesia Makin Mandiri Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat dari Target Pemerintah Pastikan MBG di Daerah 3T Tetap Penuhi Standar Gizi Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Daerah 3T dan Kelompok Rentan

Berita

Koperasi Merah Putih Percepat Rantai Distribusi dan Turunkan Harga Bahan Pokok

badge-check


					Koperasi Merah Putih Percepat Rantai Distribusi dan Turunkan Harga Bahan Pokok Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai solusi strategis untuk memangkas rantai distribusi dan menurunkan harga bahan pokok. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan, sekaligus mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa koperasi ini bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan alat untuk menciptakan keadilan ekonomi yang merata.

“Ada 3,1 juta di Indonesia yang miskin ekstrem. Koperasi ini hanya sebagai alat untuk mensejahterakan masyarakat, memajukan daerah maupun desa,” ujar Budi.

Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto ditargetkan tumbuh hingga 80.000 unit pada tahun ini. Menteri Budi Arie optimis koperasi ini akan menjadi garda depan dalam memperpendek jalur distribusi kebutuhan pokok.

“Biasanya, pasokan bahan pokok dari pabrik ke distributor, baru ke pasar atau agen. Namun kali ini berbeda, karena bahan baku dari pabrik bakal langsung didistribusi ke koperasi tanpa campur tangan yang lain,” kata Budi.

Untuk menjaga keberlanjutan dan profesionalisme, koperasi ini akan dibina dan diawasi oleh 22 kementerian. “Sebagai sebuah lembaga usaha koperasi ini bisa produktif dan targetnya harus untung, gak ada cerita koperasi rugi. Saya bilang koperasi harus untung, yang gak boleh di koperasi itu satu nipu dua mark up, tiga fiktif gak boleh itu. Untungnya buat siapa? Buat anggota,” tegas Budi Arie.

Ia juga mengajak para penerima bantuan sosial (KPM) menjadi anggota koperasi. Pasalnya, ke depan penyaluran bansos dan kebutuhan subsidi akan dilakukan melalui Koperasi Merah Putih.

“Mendorong semua KPM sebagai anggota koperasi karena nanti penyaluran bansos melalui koperasi. Saya melihat kehadiran koperasi ini mengundang animo masyarakat yang sangat tinggi,” ucap Budi.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan suntikan modal awal sebesar Rp 3 miliar per koperasi, dengan tenor pengembalian enam tahun.

“Ini bukan hibah. Tahap awal, plafon pinjaman hingga Rp 3 miliar per koperasi, dengan tenor enam tahun,” ungkap Zulkifli Hasan.

Zulkifli memastikan dana pinjaman akan disalurkan secara profesional dan transparan sesuai proposal yang diajukan masing-masing koperasi. Total anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program ini mencapai Rp 250 triliun.

Enam fungsi utama akan dijalankan koperasi ini: distribusi sembako, agen LPG 3 kg, distribusi alat pertanian, pengelola gudang, agen layanan keuangan seperti BRILink dan BNI, serta penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan agen pembelian hasil panen Bulog.

“Pembentukan koperasi ditargetkan selesai sebelum akhir Juni 2025, dan akan diumumkan serentak pada 12 Juli 2025. Targetnya, 28 Oktober 2025, koperasi sudah berjalan, gudang sudah terbangun, dan distribusi sudah dimulai,” pungkas Zulkifli.

Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan memangkas rantai distribusi dan menurunkan harga bahan pokok, sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Ekosistem Pertanian untuk Jaga Kedaulatan Pangan Nasional

25 August 2026 - 15:01

Di Tengah Ancaman Iklim, Swasembada Pangan Menjadi Benteng Ketahanan Indonesia

25 August 2026 - 15:01

Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Daerah 3T dan Kelompok Rentan

25 August 2026 - 15:01

Pemerintah Pastikan MBG di Daerah 3T Tetap Penuhi Standar Gizi

25 August 2026 - 15:01

Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Terpadu dari Kalimantan hingga Sumatera

25 August 2026 - 15:01

Trending on Berita