Menu ✖

Dark Mode
Pemerintah Utamakan Kebutuhan Industri Nasional lewat Penyesuaian Ekspor Gas DPR Dukung Pengurangan Ekspor Gas demi Ketahanan Energi Nasional Pengurangan Ekspor Gas Menjadi Langkah Strategis Menuju Kedaulatan Energi   Pemerintah Tepat Memprioritaskan Kebutuhan Domestik dalam Kebijakan Ekspor Gas   Prabowo Dorong BUMN Lebih Efisien dan Berorientasi pada Manfaat Publik Pemerintah Benahi BUMN Merugi, Fokus pada Perusahaan Produktif

Berita

Gelar PUIC Ke-19, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Dorong Kemakmuran dan Perdamaian Bersama

badge-check


					Gelar PUIC Ke-19, Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Dorong Kemakmuran dan Perdamaian Bersama Perbesar

Jakarta – Konferensi Persatuan Parlemen Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (PUIC) ke-19 dibuka Rabu (14/5) di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Mengusung tema “Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience”, forum internasional ini mempertemukan sekitar 450 anggota parlemen dari negara-negara anggota OKI.

Sebelumnya, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pembukaan Konferensi ke-19 Persatuan Parlemen Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (PUIC) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2025).

“Message-nya sama, Indonesia siap untuk jadi negara yang menjadi jembatan bagi semuanya, menuju kemakmuran yang sama, perdamaian bersama,” ujar Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera,

Menurut Mardani, kehadiran Presiden Prabowo yang rencananya akan didampingi oleh Ketua DPR Puan Maharanimenggambarkan komitmen Indonesia dalam memainkan peran aktif di tingkat global, khususnya di antara negara-negara Islam.

Konferensi PUIC tahun ini juga menyoroti pentingnya pelibatan perempuan dan generasi muda dalam proses pembangunan perdamaian.

Dalam sesi 12th Conference of Muslim Women Parliamentarians yang menjadi bagian dari rangkaian acara, Anggota BKSAP DPR RI Ruby Chairani Syiffadia menekankan urgensi investasi terhadap kaum muda.

“Jika kita berbicara tentang peacebuilding dan sustainable solution untuk conflict resolution, yang paling penting sebenarnya adalah investasi terhadap anak-anak muda kita,” kata Ruby.

Ia juga menggarisbawahi bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki tanggung jawab moral untuk memimpin pemberdayaan perempuan secara kolektif di lingkup regional maupun global.

Melalui konferensi ini, Indonesia sekali lagi menunjukkan kapasitasnya sebagai titik temu dialog dan kerja sama strategis antarnegara Islam.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Utamakan Kebutuhan Industri Nasional lewat Penyesuaian Ekspor Gas

27 October 2026 - 22:39

DPR Dukung Pengurangan Ekspor Gas demi Ketahanan Energi Nasional

27 October 2026 - 22:39

Prabowo Dorong BUMN Lebih Efisien dan Berorientasi pada Manfaat Publik

27 October 2026 - 22:39

Pemerintah Benahi BUMN Merugi, Fokus pada Perusahaan Produktif

27 October 2026 - 22:39

Pemerintah Siapkan 1.000 Beasiswa Dokter Spesialis, Akses Kesehatan Daerah Jadi Prioritas

27 October 2026 - 22:39

Trending on Berita