Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

⁠Di Bulan Penuh Berkah, Indonesia Resmi Jadi Negara Pertama Miliki Properti di Mekkah

badge-check


					⁠Di Bulan Penuh Berkah, Indonesia Resmi Jadi Negara Pertama Miliki Properti di Mekkah Perbesar

JAKARTA — Menjelang datangnya bulan penuh berkah, Ramadhan 1447 Hijriah, Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama yang diizinkan memiliki properti di Mekkah dan Madinah guna memperkuat pelayanan haji dan umrah.

Tonggak tersebut menegaskan kehadiran permanen Indonesia di Tanah Suci melalui kepemilikan aset strategis bagi kepentingan jemaah.

Pencapaian itu direalisasikan melalui proyek Kampung Haji Indonesia yang dikelola BPI Danantara atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Adanya akuisisi Hotel Novotel Thakher Makkah beserta lahan sekitar 4,4 hingga lima hektare di kawasan Thakher City yang berjarak 1–3 kilometer dari Masjidil Haram menjadi penanda bagi realisasi proyak Kampung Haji Indonesia tersebut.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan keistimewaan tersebut belum pernah diberikan Arab Saudi kepada negara lain.

“Perkampungan haji perlu saya sampaikan bahwa ini keakraban Presiden kita dengan MBS (Muhammad bin Salman), sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di Kota Makkah dan Madinah,” ucapnya.

“Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia,” kata Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Saudi telah menerbitkan keputusan resmi yang memungkinkan kepemilikan asing atas properti di kota suci.

“Kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas, itu mungkin hampir sekitar 60 hektare nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Kabah,” katanya.

“Tapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu,” lanjutnya.

Keberhasilan tersebut juga dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah menerima laporan CEO BPI Danantara.

“Jadi Bapak Rosan melaporkan bahwa kita telah memenangkan bidding dan kita telah sekarang memiliki hotel sendiri di Mekkah,” ujar Prasetyo.

“Yang luar biasa dari Bapak Presiden sehingga untuk pertama kalinya pemerintah Arab Saudi merubah aturan untuk sebuah negara bila bisa memiliki aset di Arab Saudi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pembangunan Kampung Haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada kuartal IV 2026.

“Pembangunan nanti rencana di kuartal IV-2026,” kata Rosan.

Kepemilikan aset tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan, efisiensi, serta menekan biaya penyelenggaraan haji dan umrah bagi jutaan jemaah Indonesia di masa mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita