Menu

Dark Mode
Pengamat: Koperasi Desa Merah Putih Hidupkan Kembali Semangat Ekonomi Gotong Royong Pengelolaan Kopdes Merah Putih Secara Transparan dan Profesional Perkuat Ekonomi Desa Kopdes Merah Putih Transparan dan Profesional, Kunci Ekonomi Desa Kopdes Merah Putih Transparan dan Profesional Dorong Ekonomi Desa Berbasis Kebersamaan Pengamat Sosial : Kopdes Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Kolektif Desa Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Melalui Tata Kelola Transparan dan Partisipatif

Berita

Pemerintah Targetkan Ribuan Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Kesejahteraan Nasional

badge-check


					Pemerintah Targetkan Ribuan Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Kesejahteraan Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat melalui inisiatif strategis bertajuk Koperasi Merah Putih (KMP). KMP merupakan harapan baru bagi kebangkitan ekonomi desa di Indonesia. Program ini menargetkan pembentukan sekitar 80.000 koperasi di desa dan kelurahan di seluruh nusantara, dengan dukungan pendanaan pemerintah pusat (APBN) dan sinergi dana daerah maupun desa.

KMP merupakan simbol semangat kebangsaan dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang berakar pada nilai-nilai gotong royong, demokrasi ekonomi, dan solidaritas sosial. Program ini berawal dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 sebagai strategi nasional untuk memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan mewujudkan desa mandiri menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan gerakan pemberdayaan untuk menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Pemerintah menargetkan pendirian dan penguatan ribuan koperasi baru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Fokus pengembangan mencakup koperasi sektor riil seperti koperasi pertanian, perikanan, peternakan, dan perdagangan, serta koperasi digital yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Melalui

Program ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan ekonomi inklusif. Dengan menjadikan koperasi sebagai kendaraan utama, pemerintah berupaya menciptakan ruang partisipasi yang luas bagi masyarakat untuk menjadi pelaku ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan hingga kini sudah terbentuk sebanyak 9.835 koperasi desa. Jumlah ini akan terus bertambah menjelang peluncuran resmi Kopdes Merah Putih. Selain itu, ada sekitar 130 ribu koperasi lama yang masih aktif dan rencananya akan diintegrasikan ke dalam Kopdes Merah Putih.

“Target nanti 28 Oktober akan di-launching sekaligus operasional koperasi-koperasi yang ada di desa-desa itu,” ucap Zulkifli usai rapat dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta

Dengan menjadi pilar kesejahteraan nasional, koperasi diharapkan dapat menghadirkan pemerataan ekonomi secara nyata. Melalui kepemilikan bersama, keuntungan koperasi akan kembali kepada anggota yang berasal dari masyarakat itu sendiri. Ribuan koperasi Merah Putih yang akan terbentuk menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak harus bersifat top-down, melainkan bisa dimulai dari bawah oleh rakyat dan untuk rakyat.

*

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengelolaan Kopdes Merah Putih Secara Transparan dan Profesional Perkuat Ekonomi Desa

17 March 2026 - 06:28

Kopdes Merah Putih Transparan dan Profesional, Kunci Ekonomi Desa

17 March 2026 - 06:28

Kopdes Merah Putih Transparan dan Profesional Dorong Ekonomi Desa Berbasis Kebersamaan

17 March 2026 - 06:28

Pengamat Sosial : Kopdes Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Kolektif Desa

17 March 2026 - 06:28

MBG Jadi Solusi Tingkatkan Kualitas Gizi dan Pendidikan Anak di Papua

16 March 2026 - 18:00

Trending on Berita