Menu

Dark Mode
Pemerintah Perluas Program CKG, 14 Juta Anak Disasar pada 2026 Hilirisasi Menuju Pertanian Bernilai Tinggi   Triple Helix Pertanian: Hilirisasi Hasil Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Industri     Pemerintah Genjot Hilirisasi dari Laboratorium ke Industri Pemerintah Perkuat Ekosistem Hilirisasi Pertanian Tidak Hanya Fisik, Program CKG Jangkau Kesehatan Jiwa Anak

Berita

MBG Hadirkan Gizi Berkualitas dan Percepatan Perputaran Ekonomi di Papua

badge-check


					MBG Hadirkan Gizi Berkualitas dan Percepatan Perputaran Ekonomi di Papua Perbesar

Papua- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua mulai menunjukkan dampak konkret. Tak sekadar memberi asupan nutrisi harian kepada siswa, program ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal dan memperkuat jaringan sosial di wilayah timur Indonesia.

Di Kabupaten Kepulauan Yapen, sebanyak 21 sekolah telah menerima manfaat dari dapur-dapur sehat yang dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Sekolah tidak lagi hanya menjadi ruang pendidikan formal, tetapi juga pusat pertumbuhan fisik dan sosial siswa.

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyampaikan bahwa manfaat program ini terasa signifikan di tengah keterbatasan geografis.

“Kami menyaksikan anak-anak lebih semangat ke sekolah. Kehadiran dapur sehat telah membawa energi positif dalam proses belajar mengajar,” ujar Benyamin Arisoy.

Program MBG di Yapen juga terus dikembangkan. Pemerintah daerah telah memperluas jangkauan ke distrik baru dan merencanakan delapan sekolah tambahan agar lebih banyak siswa mendapatkan akses makanan bergizi secara rutin. Kodim dan Badan Gizi Nasional turut memastikan standar kualitas makanan dan efektivitas pelaksanaan tetap terjaga.

Di Kabupaten Merauke, program ini bahkan menjadi contoh praktik terbaik secara nasional. Satu dapur di daerah ini mampu melayani tujuh sekolah dan lebih dari 3.000 siswa, beroperasi selama 20 hari setiap bulan secara konsisten.

Komandan Kodim 1707/Merauke, Letkol Inf Johny Novriyadi, menyebut kolaborasi sebagai kunci keberhasilan.

“Program ini tidak hanya menjamin anak-anak makan bergizi, tapi juga memberdayakan petani dan pelaku UMKM lokal,” tegas Johny Novriyadi.

Sebagian besar bahan pangan yang digunakan memang bersumber dari wilayah Merauke sendiri. Hal ini mendorong perputaran ekonomi di tingkat akar rumput sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan pangan.

Di Kabupaten Jayapura, keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan MBG juga semakin kuat. Tim Penggerak PKK hadir sebagai mitra strategis dalam mengedukasi keluarga dan memperluas dampak program ke tingkat rumah tangga.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura, Dewi S. Wonda, melihat potensi besar dari integrasi MBG dengan kegiatan pemberdayaan ekonomi.

“Program ini bukan hanya urusan gizi. Ini menyentuh seluruh mata rantai produksi, dari petani hingga dapur sekolah,” tambah Dewi S. Wonda.

Dengan model pelibatan lintas sektor dan berbasis komunitas, MBG telah menjadi simbol nyata kehadiran negara di Papua. Program ini tidak hanya memberi makan, tetapi juga membuka masa depan yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya bagi generasi penerus bangsa. [^]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perluas Program CKG, 14 Juta Anak Disasar pada 2026

15 March 2026 - 13:14

Pemerintah Genjot Hilirisasi dari Laboratorium ke Industri

15 March 2026 - 13:14

Pemerintah Perkuat Ekosistem Hilirisasi Pertanian

15 March 2026 - 13:14

Tidak Hanya Fisik, Program CKG Jangkau Kesehatan Jiwa Anak

15 March 2026 - 13:14

Pemerintah Buka Tol Gratis dan Diskon Transportasi Lebaran 2026, Siap Antar Pemudik Pulang

15 March 2026 - 13:14

Trending on Berita