Menu

Dark Mode
DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor Pemerintah Perkuat Visibilitas Ekspor via DSI, Maksimalkan Nilai SDA Nasional DSI Bidik Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,5 Triliun per Tahun PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih

Berita

Presiden Prabowo Perkuat Koordinasi Pusat–Daerah, Percepat Pemulihan Sumatera Pasca Bencana

badge-check


					Presiden Prabowo Perkuat Koordinasi Pusat–Daerah, Percepat Pemulihan Sumatera Pasca Bencana Perbesar

Aceh — Pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi lintas sektor guna mempercepat pemulihan daerah pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Desember 2025.

Penguatan koordinasi tersebut diarahkan untuk memastikan pemulihan infrastruktur dasar, pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak, serta pemulihan sosial dan ekonomi berjalan serentak dan terukur, terutama di Kabupaten Aceh Tamiang.

Presiden Prabowo Subianto hadir secara langsung ke tempat bencana, sekaligus menegaskan bahwa pemerintah pusat bergerak cepat untuk mendukung percepatan pemulihan di Aceh.

Presiden memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terus diupayakan melalui kerja terpadu seluruh kementerian dan lembaga terkait.

“Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” ujar Presiden saat meninjau Posko Pengungsian di Jembatan Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025).

Presiden juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat layanan yang belum sepenuhnya terselesaikan akibat beratnya kondisi lapangan.

“Kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya. Sudah mulai? Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit. Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama,” katanya.

Presiden berharap masyarakat tetap tabah agar aktivitas warga, termasuk kegiatan belajar anak-anak, segera kembali normal.

“Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum menggenjot percepatan pemulihan akses jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan seluruh sumber daya kementerian dikerahkan untuk memulihkan konektivitas nasional di Aceh.

“Atas arahan Bapak Presiden, seluruh sumber daya Kementerian PU bergerak maksimal untuk memastikan akses darat dapat segera pulih. Kami terus bekerja karena ini menyangkut mobilitas warga, distribusi bantuan, dan aktivitas pemulihan di lapangan,” jelasnya.

Kementerian PU menargetkan seluruh jalan nasional di Aceh kembali pulih sepenuhnya pada 30 Desember 2025.

Sementara itu, TNI memaksimalkan dukungan operasional melalui distribusi logistik udara, pembukaan akses jalan, serta pembangunan jembatan darurat.

Asisten Teritorial Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Fransisco menegaskan keterlibatan TNI difokuskan pada wilayah dengan akses terputus total.

“Untuk pesawat kargo, kita drop logistik ke Rembele, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Sejumlah titik lain juga menjadi prioritas karena akses darat sama sekali tidak bisa ditembus,” tuturnya.

Kolonel Fransisco menegaskan operasi kemanusiaan tersebut akan terus berjalan hingga seluruh kebutuhan mendesak masyarakat tertangani.

“Ini adalah operasi kemanusiaan. Semua instruksi pimpinan kita jalankan untuk memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi bencana ini,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Visibilitas Ekspor via DSI, Maksimalkan Nilai SDA Nasional

30 August 2026 - 00:19

DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor

30 August 2026 - 00:19

DSI Bidik Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,5 Triliun per Tahun

30 August 2026 - 00:19

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

30 August 2026 - 00:19

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

30 August 2026 - 00:19

Trending on Berita