Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

Berita

Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat dan Perkuat Harapan Ekonomi 2026

badge-check


					Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat dan Perkuat Harapan Ekonomi 2026 Perbesar

Jakarta – Ekonom Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal Hastiadi menilai prospek perekonomian Indonesia pada 2026 menunjukkan arah yang semakin menjanjikan seiring menguatnya sentimen pelaku pasar dan meningkatnya keyakinan konsumen di penghujung tahun 2025.

Ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun depan berada di kisaran 5,1 persen hingga 5,2 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun berjalan.

“Sekarang ini, bahkan sudah mendekati 9.000 ya. Nanti akhir tahun kemungkinan besar bisa sampai 9.000. Jadi, itu artinya mencerminkan sentimen positif ya, dari pelaku pasar,” ujar Fithra.

Fithra menjelaskan, penguatan sentimen tersebut tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak signifikan sepanjang tahun ini.

Target awal IHSG di kisaran 7.800 kini nyaris menembus level 9.000, mencerminkan optimisme investor terhadap fundamental ekonomi domestik. Menurutnya, kondisi ini menjadi sinyal penting bahwa pasar melihat prospek ekonomi Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian global.

Optimisme tersebut sejalan dengan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada November 2025 yang menunjukkan peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) ke level 124,0, naik dari 121,2 pada bulan sebelumnya.

Angka ini menegaskan posisi keyakinan konsumen berada di zona optimis, didorong oleh membaiknya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi ke depan.

Peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) serta Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) mengindikasikan kuatnya potensi permintaan hingga kuartal IV-2025 dan berlanjut ke awal 2026.

Sementara itu, Ekonom sekaligus Policy and Program Director Lembaga Riset Prasasti, Piter Abdullah, menilai ketahanan ekonomi Indonesia juga ditopang kuat oleh konsumsi domestik serta berbagai program prioritas pemerintah.

“Bisa lho. Jangankan 6 persen, lebih dari 6 persen pun bisa. Tapi apa yang akan kita kerjakan di tahun depan itu yang akan menentukan,” kata Piter.

Ia menekankan, konsistensi pelaksanaan kebijakan menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan. Dengan sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang tepat, Piter optimistis ekonomi Indonesia mampu tumbuh lebih tinggi dan memperkuat fondasi menuju target jangka menengah.

Dengan menjaga kesinambungan kebijakan dan stabilitas makro, harapan terhadap pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dinilai semakin realistis.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Lapangan Kerja Tumbuh seiring Investasi Strategis

14 October 2026 - 09:30

Trending on Berita