Menu

Dark Mode
DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis Indonesia DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor Pemerintah Perkuat Visibilitas Ekspor via DSI, Maksimalkan Nilai SDA Nasional DSI Bidik Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,5 Triliun per Tahun PLTS 100 GWp, Lompatan Peradaban Energi Indonesia Megaproyek PLTS: Indonesia Berani Menjemput Masa Depan Energi Bersih

Berita

Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Jaga Stok Sembako Jelang Libur Nataru

badge-check


					Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Jaga Stok Sembako Jelang Libur Nataru Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus meningkatkan kesiapan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Periode ini selalu diikuti peningkatan konsumsi dan mobilitas masyarakat, sehingga pemerintah mengambil langkah pengawasan yang lebih ketat terhadap pergerakan pasokan, distribusi, dan stabilitas harga di lapangan. Koordinasi lintas kementerian serta kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha juga diperkuat guna memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap aman.

Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan memetakan potensi peningkatan kebutuhan sejumlah komoditas pangan. Ia menyebut ketersediaan pangan strategis berada dalam kondisi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode liburan.

“Stok pangan pokok strategis dipastikan berada pada kondisi aman untuk menghadapi permintaan Nataru,” ujarnya.

Amran menekankan bahwa pemantauan harga dilakukan secara harian oleh tim Bapanas bersama pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa stabilitas harga terus dijaga melalui penguatan distribusi dan penyediaan intervensi cadangan pangan bila diperlukan.

“Harga dan pasokan sejumlah komoditas utama terjaga stabil berkat pengawasan yang berjalan intensif,” katanya.

Selanjutnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa tantangan distribusi menjadi perhatian utama pemerintah, terutama memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru. Kementerian Perdagangan terus memperkuat pemantauan terhadap pergerakan barang agar tidak terjadi hambatan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Pengawasan harga dan distribusi harus diperketat menjelang libur akhir tahun disertai dengan koordinasi lintas sektoral dari tingkatan pusat hingga daerah,” tegasnya.

Budi menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus barang di pasar tradisional maupun ritel modern.

“Koordinasi lintas sektor berjalan baik untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dan bisa mengambil langkah-langkah alternatif apabila terjadi kendala dalam distribusi,” tambahnya.

Dengan pengawasan yang diperkuat, kecukupan stok terjamin, serta koordinasi pusat-daerah yang terus ditingkatkan, pemerintah optimistis kebutuhan pokok masyarakat selama Nataru akan terjaga stabil dan mudah diakses.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Visibilitas Ekspor via DSI, Maksimalkan Nilai SDA Nasional

30 August 2026 - 00:19

DSI Memperkuat Tata Kelola Ekspor agar Nilai SDA Tidak Bocor

30 August 2026 - 00:19

DSI Bidik Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,5 Triliun per Tahun

30 August 2026 - 00:19

Pemerintah Dorong PLTS 100 GWp untuk Hemat Subsidi Rp73,9 Triliun

30 August 2026 - 00:19

Daulat Energi Mendekat, Megaproyek PLTS Disiapkan Serap 5,52 Juta Tenaga Kerja

30 August 2026 - 00:19

Trending on Berita