Menu

Dark Mode
Mengawal Pertahanan 2027 Jawab Ancaman Geopolitik Global Fokus Pertahanan 2027 Buktikan Negara Serius Menjaga Kedaulatan NKRI Pertahanan 2027 Diperkuat lewat Modernisasi Alutsista dan Keamanan Siber Pemerintah Dorong Industri Pertahanan Nasional Makin Mandiri pada 2027 Dari Peringatan Dini hingga Koordinasi Lapangan, Pemerintah Siaga Hadapi El Nino Hadapi El Nino, Pemerintah Tunjukkan Kesiapan Melindungi Hutan dan Masyarakat

Berita

Pengakuan Pahlawan untuk Soeharto Bukti Negara Menilai Jasa Secara Objektif

badge-check


					Pengakuan Pahlawan untuk Soeharto Bukti Negara Menilai Jasa Secara Objektif Perbesar

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Penyerahan plakat dan dokumen dilakukan di Istana Negara kepada putri sulung Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut, selaku ahli waris.

Pemberian gelar ini ditetapkan melalui Keppres Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menilai keputusan tersebut perlu disikapi secara rasional dengan mempertimbangkan jasa besar Soeharto bagi bangsa.

“Kita harus menerima itu dengan kenyataan bahwa mungkin saja Pak Harto ada sedikit kekurangan, tapi lebih banyak jasanya kepada negara ini,” kata JK di Kompleks Parlemen.

Ia menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki ketidaksempurnaan. “Bahwa dia ada kekurangan, ya semua orang ada kekurangan. Siapa sih yang lebih sempurna, kan tidak ada juga,” ujarnya.

Menurut JK, pencapaian Soeharto dalam membawa Indonesia menuju masa pertumbuhan ekonomi yang kuat tidak dapat diabaikan.

Ia mengingatkan publik agar menilai Soeharto secara menyeluruh, termasuk keberhasilan membangun ekonomi nasional.

“Beliau telah membawa negeri ini lebih baik dan juga membawa pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Saat Pak Harto itu bisa 7–8 persen, dan setelah itu sulit dicapai lagi,” ucapnya.

JK juga mengakui adanya aspek sejarah yang kompleks, namun ia menilai kontribusi besar Soeharto dalam stabilitas ekonomi tetap patut dihargai.

“Ya, kita lihat dari dua sisi ada kekurangan, tapi juga ada keberhasilan besar yang patut dihargai,” pungkasnya.

Anggota DPR, Nurul Arifin, turut menilai Soeharto sebagai tokoh yang menjaga arah pembangunan bangsa pada masa-masa kritis.

“Beliau berjasa besar menjaga stabilitas nasional dan meletakkan dasar pembangunan ekonomi yang membawa Indonesia ke era kemajuan,” ujar Nurul.

Ia menyebut berbagai keberhasilan era Soeharto, termasuk Repelita, swasembada pangan, serta penguatan industri dasar, sebagai bukti nyata kemampuan Soeharto dalam menata perekonomian secara terencana.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo, juga menekankan pentingnya penilaian objektif terhadap sosok Soeharto.

“Soeharto layak diberikan gelar pahlawan nasional. Ini bukan soal politik, tetapi kejujuran kita membaca sejarah dan menghormati jasa besar seseorang yang telah membawa Indonesia bangkit,” tegasnya.

Firman menyebut masa pemerintahan Soeharto sebagai periode dengan stabilitas ekonomi yang kuat, kemajuan pendidikan, pertanian, dan infrastruktur, yang menurutnya memberikan kesejahteraan luas bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pertahanan 2027 Diperkuat lewat Modernisasi Alutsista dan Keamanan Siber

24 August 2026 - 08:06

Pemerintah Dorong Industri Pertahanan Nasional Makin Mandiri pada 2027

24 August 2026 - 08:06

Pemerintah Siagakan Langkah Antisipatif Cegah Dampak El Nino

24 August 2026 - 08:05

Kewaspadaan Ditingkatkan, Pemerintah Antisipasi Karhutla saat El Nino Menguat

24 August 2026 - 08:05

Dividen BUMN Disiapkan Jadi Bantalan Fiskal demi Jaga Keuangan Negara

24 August 2026 - 08:05

Trending on Berita