Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Jadi Modal Pembangunan Dua Tahun Pragib, Guru Besar UI Apresiasi Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Lapangan Kerja Berkualitas dan Ketahanan Ekonomi Jadi Prioritas Pembangunan Nasional Guru Besar FEB UI: Penguatan Ekonomi Inklusif Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kerja Nyata untuk Rakyat Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

Berita

Komitmen Prabowo-Gibran Ciptakan Lapangan Kerja dan Investasi Merata

badge-check


					Komitmen Prabowo-Gibran Ciptakan Lapangan Kerja dan Investasi Merata Perbesar

Jakarta- Pemerintahan Prabowo–Gibran terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas kesempatan kerja secara merata di seluruh Indonesia. Beragam program strategis diluncurkan untuk memastikan masyarakat dari desa hingga kota merasakan manfaat pembangunan ekonomi.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyampaikan bahwa sekitar 2 juta lapangan kerja terbuka pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Dari Kementerian Investasi, bulan September ada kenaikan investasi year-on-year sekitar 14%, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1 juta hingga 2 juta orang. Jadi datanya dari situ,” kata Yassierli.

Dia melanjutkan, jumlah itu belum memperhitungkan serapan kerja dari berbagai program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, hingga Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP).

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Mugiarso berpendapatn bahwa peningkatan jumlah lapangan kerja di era Prabowo-Gibran lebih signifikan disbanding pemerintahan sebelumnya. Tidak hanya dari segi kuantitas, kualitas penciptaan lapangan kerja juga mengalami perbaikan. Realisasi penyerapan tenaga kerja ini semakin meningkat dan ditopang oleh sektor-sektor yang lebih produktif.

Pertumbuhan angka lapangan kerja tersebut juga tak terlepas dari persebaran investasi yang menunjukkan tanda pemerataan yang lebih baik. Menurut Susi, untuk pertama kalinya kontribusi investasi di luar Pulau Jawa mencapai 50,5 persen pada kuartal II.

Pencapaian ini menunjukkan arah investasi yang semakin inklusif dan merata. Beberapa kebijakan dan program pengembangan kawasan secara khusus mendorong percepatan pembangunan di luar Jawa.

“Kita dorong terus pemerataan di luar Jawa. Intinya, capaian investasi ini pertumbuhannya sangat signifikan dan juga semakin berkualitas, jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya,” tegas Susiwijono.

Kebijakan pemerintah dinilai berhasil menciptakan pertumbuhan yang tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan inklusif. Hal ini menjadi fondasi penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Jadi Modal Pembangunan

16 October 2026 - 06:12

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas

16 October 2026 - 06:12

Dua Tahun Pragib, Guru Besar UI Apresiasi Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas

16 October 2026 - 06:12

Lapangan Kerja Berkualitas dan Ketahanan Ekonomi Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

16 October 2026 - 06:12

Guru Besar FEB UI: Penguatan Ekonomi Inklusif Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

16 October 2026 - 06:12

Trending on Berita