Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

Nasional

Soeharto Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Bentuk Apresiasi Sebagai Bapak Pembangunan

badge-check


					Soeharto Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Bentuk Apresiasi Sebagai Bapak Pembangunan Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Penganugerahan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Soeharto menjadi satu dari sepuluh tokoh yang mendapatkan gelar tersebut tahun ini.

Presiden Prabowo dalam arahannya menyebut bahwa pemberian gelar kepada Soeharto merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi bangsa terhadap jasa besar beliau dalam membangun fondasi Indonesia modern. “Negara ini berdiri kokoh karena perjuangan banyak tokoh besar, dan Pak Harto adalah salah satunya. Kita menghormati jasa-jasa beliau dalam menjaga stabilitas dan pembangunan nasional,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan Presiden didasarkan pada pertimbangan yang matang dan penilaian objektif terhadap kiprah Soeharto sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga masa kepemimpinannya sebagai presiden. “Bapak Presiden memberikan gelar ini sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh pendahulu yang memiliki peran penting dalam sejarah bangsa. Soeharto adalah sosok yang berjasa besar, terutama dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendorong kemajuan ekonomi nasional,” kata Prasetyo di Istana Negara.

Dukungan terhadap penetapan gelar ini juga datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh agama. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai keputusan pemerintah sangat tepat dan layak diberikan. “Saya sungguh dari lubuk hati yang dalam dan juga pikiran, bahwa penetapan Presiden Soeharto sebagai pahlawan nasional adalah sangat-sangat tepat, walaupun terlambat,” ujarnya.

Din menambahkan, Soeharto merupakan pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan bangsa. “Selama 30 tahun kepemimpinan beliau, saya tahu pasti beliau adalah seorang pemimpin yang mempunyai komitmen untuk membangun bangsa dan negara,” katanya.

Anak sulung Soeharto, Siti Hardijanti Hastuti Rukmana atau Tutut Soeharto, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo dan seluruh masyarakat Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada ayahandanya. “Kami tadi sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden dan masyarakat Indonesia, kepada seluruh yang telah mendukung,” ujar Tutut seusai upacara penganugerahan.

Upacara penetapan gelar pahlawan nasional kepada Soeharto berjalan dengan khidmat dan kondusif. Seluruh rangkaian acara di Istana Negara berlangsung tertib, mencerminkan semangat penghormatan bangsa terhadap tokoh yang berjasa besar bagi Indonesia. Penetapan ini menjadi simbol bahwa bangsa Indonesia tidak melupakan jasa para pemimpinnya dalam mengantarkan negeri menuju kemajuan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Mesir Bidang Ekonomi dan Pertahanan

14 October 2026 - 01:13

Presiden Prabowo Dorong EPA Indonesia-Mesir untuk Perluas Ekonomi

14 October 2026 - 01:13

Presiden Prabowo Beri Subsidi Haji 2027 untuk Ringankan Beban Jemaah

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Ringankan Beban Pelunasan Jemaah lewat Subsidi Haji 2027

12 October 2026 - 09:51

Pemerintah Siapkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Berkapasitas 7 GW

12 October 2026 - 09:51

Trending on Berita