Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Siapkan BSU Buruh sebagai Bantalan Kesejahteraan Pekerja Dua Tahun Prabowo-Gibran, Aspirasi Buruh Didengar, Dialog Dibuka untuk Cari Solusi Bersama Dua Tahun Prabowo-Gibran Aspirasi Buruh: Berdampak saat Dijaga Tetap Damai BSU Buruh Menjadi Bukti Aspirasi Pekerja Didengar dengan Solusi Nyata Selama Dua Tahun Prabowo-Gibran Pemerintah Perkuat Keamanan Papua, Lindungi Warga dan Dukung Pembangunan Aparat Tegas dan Profesional, Pemerintah Perkuat Keamanan Masyarakat Papua

Berita

Dukung Aparat Keamanan, LMA Lanny Jaya Serukan Warga Jaga Kondusivitas Papua

badge-check


					Dukung Aparat Keamanan, LMA Lanny Jaya Serukan Warga Jaga Kondusivitas Papua Perbesar

Lanny Jaya – Dukungan terhadap langkah tegas aparat keamanan dalam menegakkan hukum terhadap kelompok separatis bersenjata di Papua terus menguat.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Lanny Jaya, Tias Urnom Kogoya, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya aparat dalam menjaga keamanan dan menindak kelompok yang meresahkan masyarakat.

“Untuk itu kami mengimbau masyarakat di wilayah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya warga Kabupaten Lanny Jaya dan kelompok masyarakat Suku Lanny, tetap menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Tias, Minggu (9/11/2025).

Tias menegaskan, stabilitas keamanan adalah tanggung jawab bersama, terutama karena wilayah Papua Pegunungan mencakup delapan kabupaten dengan dinamika sosial yang beragam.

“Dari adat selalu berjalan bersama aparat keamanan untuk mewujudkan keamanan di seluruh wilayah Papua Pegunungan. Kerja sama ini penting agar masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan tetap fokus pada pembangunan,” katanya.

Menanggapi penangkapan anggota OPM, Dugi Kogoya oleh aparat, Tias menilai bahwa proses hukum yang dijalankan merupakan langkah tepat dan harus dihormati.

“Saya sebagai tokoh adat dan Ketua LMA Lanny Jaya menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, jangan melakukan kekacauan atau tindakan yang justru merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penegakan hukum terhadap anggota kelompok bersenjata adalah konsekuensi dari aksi kriminal yang telah dilakukan.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum negara, dan saya akan sampaikan kepada pihak keluarga agar tidak mengganggu proses hukum yang sedang berjalan tetapi hormati hukum dan kami jaga agar keadaan tetap aman,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat keamanan berhasil menjaga stabilitas di Papua Pegunungan melalui operasi penegakan hukum di Yahukimo yang menewaskan Lipet Sobolim alias Cocor Sobolim, pimpinan kelompok bersenjata OPM Batalyon Semut Merah.

Sobolim diketahui sering terlibat dalam berbagai aksi kekerasan yang menyasar warga sipil maupun aparat keamanan.

Tindakan tegas tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat adat yang menilai langkah aparat sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi rakyat dan menegakkan hukum di Papua.

Sinergi antara aparat keamanan dan lembaga adat ini menunjukkan semangat bersama untuk menjaga perdamaian, menciptakan rasa aman, dan memastikan pembangunan di Papua dapat terus berjalan dengan baik. #

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Siapkan BSU Buruh sebagai Bantalan Kesejahteraan Pekerja

16 October 2026 - 23:48

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Aspirasi Buruh Didengar, Dialog Dibuka untuk Cari Solusi Bersama

16 October 2026 - 23:48

Pemerintah Perkuat Keamanan Papua, Lindungi Warga dan Dukung Pembangunan

16 October 2026 - 23:48

Aparat Tegas dan Profesional, Pemerintah Perkuat Keamanan Masyarakat Papua

16 October 2026 - 23:48

Pemerintah Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana dari Pusat hingga Daerah

16 October 2026 - 23:48

Trending on Berita