Menu

Dark Mode
Waspada Provokasi, Jangan Biarkan Demonstrasi Anarkis Merusak Persatuan Bangsa Waspada Provokasi Demonstrasi, Kawal RUU Perampasan Aset secara Bermartabat Jaga Kondusivitas Papua dengan Menolak Provokasi Demo Anarkis Bukan Pemblokiran Sepihak: Penundaan Rekening Warga Pati Prosedur Resmi Cegah TPPU Rekening Donasi Warga Pati Bukan Diblokir, Hanya Penundaan Transaksi Transaksi Rekening Aktivis Demo Hanya Ditunda, Warga Diminta Tak Terprovokasi

Berita

Parlemen hingga Masyarakat, Dukungan untuk Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Mengalir Deras

badge-check


					Parlemen hingga Masyarakat, Dukungan untuk Soeharto sebagai Pahlawan Nasional Mengalir Deras Perbesar

Jakarta – Dukungan agar Presiden ke-2 RI Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional terus menguat dari berbagai kalangan. Dari parlemen hingga masyarakat, suara apresiasi terhadap jasa dan dedikasinya bagi pembangunan bangsa kian menggema.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyuarakan dukungan agar Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Ia menyebut kalau Soeharto merupakan tokoh besar yang berperan penting dalam perjuangan, stabilitas, dan Pembangunan Indonesia.

“Kami menilai Jenderal Besar Soeharto adalah sosok yang ikut memperjuangkan, mempertahankan, sekaligus mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ketum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) itu, Soeharto bukan hanya pemimpin politik, tetapi juga arsitek Pembangunan nasional yang meninggalkan warisan besar untuk bangsa Indonesia.

“Beliau menanamkan fondasi ekonomi dan stabilitas nasional yang kokoh,” ungkapnya.

Selain dikenal sebagai pemimpin politik, Misbakhun juga menilai Soeharto memiliki rekam jejak militer yang strategis dan visioner, dimana pernah memimpin operasi militer dalam merebut Irian Barat sebagai Panglima Komando Mandala. Hal itu membuktikan sebuah sikap keberanian dan bukti dedikasi terhadap kedaulatan negara.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago berpendapat, stabilitas politik dan ketahanan pangan di era Orde Baru sebagai capaian penting dan tidak boleh terlupakan.

“Di masa kepemimpinan Soeharto, Indonesia mengalami masa stabil dan bahkan mencapai swasembada pangan. Itu adalah pencapaian yang tidak bisa diabaikan,” jelas Irma.

Dari kalangan akademisi muda, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Universitas Dwijendra, Ni Made Adi Novayanti, mengajak masyarakat untuk melihat pencapaian Soeharto secara objektif dan tidak terbawa oleh arus narasi negatif tentang Soeharto.

“Terlepas dari kontroversinya, selama 32 tahun memimpin, Soeharto telah mencatat banyak prestasi yang berdampak besar bagi Pembangunan nasional,” ujar dia.

Sementara itu, akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora, menekankan pentingnya menjaga ingatan kolektif bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pemimpinnya. Soeharto dikenal sebagai tokoh Pembangunan yang telah meletakkan fondasi penting bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rekening Donasi Warga Pati Bukan Diblokir, Hanya Penundaan Transaksi

26 August 2026 - 08:25

Transaksi Rekening Aktivis Demo Hanya Ditunda, Warga Diminta Tak Terprovokasi

26 August 2026 - 08:25

Demo Akhir Agustus Rawan Ditunggangi, Masyarakat Diingatkan Jaga Persatuan

26 August 2026 - 08:25

Jelang Demo 27 Agustus, Bamus Betawi: Waspadai Provokasi Ajakan Aksi di Jakarta

26 August 2026 - 08:25

Waspada Provokasi Demo 27 Agustus, Jaga Jakarta Tetap Damai

26 August 2026 - 08:25

Trending on Berita