Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Jadi Modal Pembangunan Dua Tahun Pragib, Guru Besar UI Apresiasi Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Lapangan Kerja Berkualitas dan Ketahanan Ekonomi Jadi Prioritas Pembangunan Nasional Guru Besar FEB UI: Penguatan Ekonomi Inklusif Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kerja Nyata untuk Rakyat Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

Berita

Dukungan Penghargaan Gelar Pahlawan untuk Soeharto Menguat di Momentum Hari Pahlawan

badge-check


					Dukungan Penghargaan Gelar Pahlawan untuk Soeharto Menguat di Momentum Hari Pahlawan Perbesar

JAKARTA — Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November, dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, kian menguat. Sejumlah tokoh bangsa menilai jasa besar Soeharto dalam menjaga stabilitas nasional dan mendorong pembangunan ekonomi layak mendapat penghargaan negara.

Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli Zon, menegaskan bahwa proses penetapan gelar pahlawan nasional dilakukan secara objektif dan melalui kajian mendalam.

“Proses pengusulan pahlawan ini adalah proses dari bawah, dari masyarakat, dari kabupaten/kota, kemudian di sana ada tim peneliti yang terdiri dari para pakar dari berbagai latar belakang,” ujar Fadli di Istana Kepresidenan RI, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa mekanisme tersebut memastikan setiap calon penerima gelar pahlawan nasional telah melalui pengkajian akademik dan historis yang ketat.

“Perjuangannya semuanya jelas, latar belakang, riwayat hidupnya, dan sudah diuji secara akademik, secara ilmiah. Riwayat perjuangannya ini telah diteliti dengan seksama melalui beberapa tahap,” tambahnya.

Menurut Fadli, semangat penghargaan terhadap jasa para tokoh bangsa merupakan wujud nyata penguatan nilai-nilai persaudaraan dan ketertiban nasional sebagaimana diamanatkan semangat Hari Pahlawan.

Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menegaskan dukungan partainya terhadap rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto.

“NasDem melalui Wakil Ketua Umum Pak Saan Mustopa sebelumnya sudah menyampaikan bahwa kami menyetujui pemberian gelar pahlawan pada mantan presiden Soeharto,” kata Irma.

Ia menilai kepemimpinan Soeharto meninggalkan banyak warisan positif bagi bangsa Indonesia, terutama dalam menjaga keamanan dan stabilitas politik.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, di saat beliau memimpin dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Indonesia selalu aman dan situasi politik relatif tenang. Bahkan Indonesia pernah swasembada pangan di era beliau,” ujarnya.

Irma menambahkan, meneladani semangat kepemimpinan Soeharto berarti menghargai perjuangan panjang dalam membangun pondasi ekonomi nasional yang stabil dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Dukungan senada disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy, yang menilai penghargaan terhadap Soeharto sejalan dengan semangat Hari Pahlawan dalam menghormati jasa para pendahulu bangsa.

“Tidak ada satu pun orang yang bisa memungkiri andil Pak Harto terhadap bangsa Indonesia. Sama halnya dengan Bung Karno,” kata Muhadjir di Jakarta.

Menurut Muhadjir, keteladanan Soeharto tidak hanya tercermin dalam masa perjuangan fisik, tetapi juga dalam membangun tatanan masyarakat yang tertib dan damai.

“Kalau Bung Karno penggali Pancasila, maka Pak Harto-lah yang menegakkannya sebagai satu-satunya asas,” tambahnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Jadi Prioritas

16 October 2026 - 06:12

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas Jadi Modal Pembangunan

16 October 2026 - 06:12

Dua Tahun Pragib, Guru Besar UI Apresiasi Ketahanan Ekonomi dan Program Prioritas

16 October 2026 - 06:12

Lapangan Kerja Berkualitas dan Ketahanan Ekonomi Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

16 October 2026 - 06:12

Guru Besar FEB UI: Penguatan Ekonomi Inklusif Jadi Kunci Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

16 October 2026 - 06:12

Trending on Berita